Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini atas nama Aulia Rahmi, NIM 4617054, Berjudul: Fenomena Judi Online Higgs Domino Di Kalangan Remaja Muslim Kanagarian Manggopoh Utara Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya fenomena permainan judi online yang marak terjadi dikalangan masyarakat setempat. Adanya perkembangan teknologi yang semakin canggih membawa dampak terhadap segala tindakan yang dilakukan oleh manusia. Fenomena yang saat ini sering dijumpai di Kanagarian Manggopoh Utara adalah perjudian online menggunakan aplikasi higgs domino. Banyaknya remaja yang menainkan game ini sebagai media perjudian, yang lebih disayangkan lagi para remaja muslim yang seharusnya sudah mengetahui kaidah agama Islam malah ikut memainkan perjudian online ini. Semua hal akan dilakukan oleh para remaja untuk terus memainkan judi higgs domino ini. Dari permasalahan tersebut maka sangat perlu dikaji lebih dalam lagi, agar dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat terkhususnya para remaja muslim. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang menekankan pada aspek kedalaman informasi yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian tentang perjudian higgs domino ini dilakukan di Kanagarian Manggopoh Utara, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam. Dalam pengumpulan data penelitian ini yang menjadi informan kunci adalah orang tua dan remaja muslim yang memainkan perjudian online higgs domino, sedangkan informan pendukung adalah polisi, ustad, toke sawit. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa fenomena permainan higgs domino sudah dikategorikan kedalam perjudian karena sifatnya yang mengundi nasib, serta mengharapkan keuntungan yang tidak pasti dari permainan ini. Dilapangan ditemukan banyaknya remaja muslim yang memaikan game ini, bahkan mereka tidak lagi mengindahkan perintah orang tua dan panggilan azan. Kasus lainnya para remaja melakukan pencurian hanya untuk membeli chip agar bisa terus memainkan higgs domino yang dikategorikan perjudian ini. Kenyataannya para remaja rela melakukan apasaja untuk mendapatkan uang, bahkan sampai rela melakukan tindakan penyimpangan.