Abstrak
ABSTRAK Skripsi atas nama Riza Vefri Norita, NIM 2614.157, Program Studi Bimbingan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi, 2020. Judul “PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP MASALAH BELAJAR ANAK DI KANAGARIAN PULAKEK KOTO BARU”. Masalah dalam penelitian ini adalah perhatian orang tua terhadap masalah belajar anak sangat kurang. Di mana orang tua mengabaikan masalah belajar anak, orang tua berangkat pagi dan pulang sore mencari nafkah yang pada umumnya sebagai petani. Sesampai di rumah orang tua sudah merasa letih sehingga perhatian belajar anak terutama anak. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (fied research), yaitu penelitian yang dilakukan disuatu lokasi, ruangan yang luas atau di tengah- tengah masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mendiskripsikan secara sistematis faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi tertentu untuk mencoba menggambarkan fenomena secara detail. Informan kunci dalam penelitian ini adalah orang tua anak dan informan pendukung adalah wali nagari nagari dan anak baik siswa SMA maupun siswa SMP yang penulis dapat di Kanagarian Pulakek Koto Baru. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat dikemukakan bahwa; 1) perhatian orang tua di Kanagarian Pulakek Koto Baru terhadap masalah kedisiplinan anak belajar kurang, orang tua hanya sekedar mengingatkan anak untuk pergi sekolah dan jangan terlambat. Kemudian orang tua juga sekedar mengingatkan anak untuk membuat tugas atau pekerjaan rumah yang diberikan oleh guru di sekolah, 2) perhatian orang tua di Kanagarian Pulakek Koto Baru belum memberikan perhatian yang cukup terhadap anaknya dalam mengerjakan tugas sekolah di rumah. Hal ini disebabkan rendahnya pendidikan orang tua dan profesi orang tua yang pada umumnya sebagai petani dan berdagang sehingga tidak bisa secara efektif mendampingi anak dalam mengerjakan tugas sekolah, 3) perhatian orang tua di Kanagarian Pulakek Koto Baru terhadap fasilitas belajar anak juga masih kurang. Disebabkan anak yang lebih mengetahui apa kebutuhan mereka dalam belajar, maka anak meminta uang kepada orang tua mereka untuk memenuhi membeli kebutuhan belajar mereka, dan 4) erhatian orang tua di Kanagarian Pulakek Koto Baru dalam membimbing anak belajar di rumah sangat kurang. Orang tua sering keluar rumah pada malam hari ketimbang membimbing atau mendampingi anak belajar di rumah. Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa orang tua di Kangaria Pulakek Koto Baru masih belum memberikan perhatian cukup terhadap masalah belajar yang dihadapi oleh anak