Abstrak
Skripsi atas nama RITA ZAHARA, NIM 2615.227, Program Studi Bimbingan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi, 2021. Judul “STRATEGI GURU PEMBIMBING MENGATASI KENAKALAN SISWA USIA PUBERTTAS DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) NEGERI 10 SIJUNJUNG Permasalahan dalam penelitian ini adalah bentuk kenakalan yang dilakukan oleh siswa pubertas siswa laki-laki sering mengganggu siswa yang perempuan, siswa perempuan sering juga menganggu siswa laki-laki, sosial antara siswa laki-laki dengan siswa perempuan melampaui batas, siswa sering terlambat dan besikap masa bodoh dan santi saja kalau dimarahi oleh guru piket. Guru BK SMPN 10 Sijunjung telah menggunakan berbagai strategi untuk mengatasi kenakalan siswa usia pubertas baik dengan melakukan layanan konseling maupun bekerjasama sesama guru dan orang tua siswa itu sendiri dalam mengatasi kenakalan siswa usia pubertas. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (fied research), yaitu penelitian yang dilakukan disuatu lokasi, ruangan yang luas atau di tengah- tengah masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mendiskripsikan secara sistematis faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi tertentu untuk mencoba menggambarkan fenomena secara detail. Informan kunci dalam penelitian ini adalah coordinator Guru BK SMPN 10 Sijunjung. Sedangkan yang menjadi informan pendukung dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru mata pelajaran, wali kelas dan siswa. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat dikemukakan bahwa guru BK SMPN 10 Sijunjung telah melakukan pengentasan terhadap kenakalan siswa, yang dilakukan melalui pelaksanaan layanan konseling individual, melalui layanan bimbingan kelompok dan melalui layanan mediasi. Secara umum dapat dikatakan bahwa ketiga layanan tersebut sudah terlaksana dengan baik dalam mengatasi kenakalan siswa, dan pengentasan kenakalan siswa SMPN 10 Sijunjung juga dilakukan dengan meningkatkan kerjasama dengan orang tua siswa. Dalam hal ini pihak sekolah mengundang orang tua siswa datang ke sekolah setiap satu kali dalam satu catur wulan. Dalam pertemuan tersebut dibicarakan secara bersama-sama solusi yang dapat dilakukan dalam mengatasi kenakalan siswa. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa guru BK telah melakukan berbagai strategi dalam mengatasi kenakalan siswa SMPN 10 Sijunjung.