Abstrak
Skripsi ini disusun oleh Masnur Alshaleh, Nomor Nim. 2616049, dengan judul “Nilai-Nilai Konseling Islam Pada Buku Pedoman Hidup Di Alam Minangkabau Karya Syekh Sulaiman Arrasuli”. Penelitian ini mengungkapkan Nilai-Nilai Konseling Islam dalam karya Syekh Sulaiman Arrasuli atau Inyiak Canduang yang berjudul ‘’Pedoman Hidup di Alam Minangkabau’’, diterbitkan oleh Drukerij Tsamaratul Ikhwan, Bukittingi, pada tahun 1938 M (1357 H). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa bimbingan konseling Islam dibutuhkan oleh manusia untuk menuju kehidupan yang baik di dunia dan di akhirat. Kenyataan menunjukkan bahwa setiap perbuatan yang menerpa manusia tidak selamanya baik atau dengan kata lain dihinggapi oleh berbagai masalah. Tidak sedikit manusia mendapati kesulitan untuk keluar dari masalah yang tengah ia hadapi, maka disini dibutuhkan bimbingan konseling Islam, karena terkadang masalah yang tidak diselesaikan dengan bijak seringkali memunculkan masalah yang lain. Maka untuk itu, tidak sedikit manusia memberikan nasehat kepada anaknya atau bimbingan sejak dini supaya mengerti dengan bagaimana caranya hidup di lingkungan masyarakat dan selaku orang yang beragama. Penelitian yang berjudul ‘’Nilai-nilai Konseling Islam Pada Buku Pedoman Hidup di Alam Minangkabau (Nasehat Siti Budiman) Karya Syekh Sulaiman Arrasuli” ini menjawab pertanyaan bagaimana bentuk nilai-nilai konseling Islam pada Roman Pedoman Hidup di Alam Minangkabau? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai konseling Islam yang terdapat dalam Roman Pedoman Hidup di Alam Minangkabau (Nasehat Siti Budiman). Karya Pedoman Hidup di Alam Minangkabau (Nasehat Siti Budiman) Karya Syekh Sulaiman Arrasuli sarat mengandung nilai-nilai konseling Islam. Syekh Sulaiman Arrasuli dikenal sebagai tokoh intelektual yang menguasai berbagai bidang ilmu, termasuk adat istiadat di Minangkabau yang memberikan corak tersendiri terhadap karya-karyanya. Analisis yang digunakan adalah metode induktif, yaitu suatu bentuk pendekatan yang berasal dari sesuatu yang bersifat spesifik dan realitas sebagai langkah awalnya, kemudian baru mencapai bentuk kesimpulan. Proses penganalisaan data menggunakan metode induktif, dimana penulis berangkat dari fakta yang bersifat khusus untuk mengambil kesimpulan yang bersifat umum. Kemudian metode deduktif dengan mengutamakan langkah awal dari pengetahuan umum yang telah diverifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam karya Inyiak Canduang yang berjudul ‘’Pedoman Hidup di Alam Minangkabau’’ ditemukan nilai-nilai konseling Islam, yaitu nilai spiritual yang berbentuk pengajaran aqidah dan syariat, nilai untuk diri sendiri berupa preventif, kuratif dan persuasif serta nilai muamalah. Dari ketiga nilai tersebut yang lebih dominan adalah nilai preventif bagi Muhammad Arif dan Siti Arifah supaya menjadi manusia ideal Minangkabau, yaitu manusia yang sehaluan dengan adat dan syara’. Nilai-nilai konseling Islam tersebut disajikan oleh Inyiak Canduang melalui Nasihat-nasihat yang tersusun dengan bentuk bab-bab.