Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul: Strategi Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) dalam Meningkatkan Pendapatan UMKM Pada Masa Pandemic di BMT Al-Hijrah Bukittinggi (Studi Kasus BMT Al-Hijrah Bukittinggi). Yang disusun oleh Dyna Indriani dengan Nim: 3317.356. Jurusan S1 Perbankan Syariah institut Agama Islam Negeri Bukittinggi (IAIN) yang dibimbing oleh ibu Rusyaida, M.Ag . Latar belakang dilakukannya penelitian ini yaitu pada saat sekarang ini dunia sedang dilanda oleh adanya virus corona yang disebut dengan Covid-19. Timbulnya Covid-19 ini menimbulkan dampak terhadap perekonomian masyarakat, dampak dari keadaan masa pandemic ini berdampak salah satunya terhadap perkembangan UMKM, permasalahan UMKM yang dihadapi saat ini yaitu masalah permodalan dan menurunnya pendapatan para pelaku UMKM tersebut. Terdapat beberapa pelaku UMKM yang sulit berkembang karena kekurangan modal usahanya. Jika hal ini terus berlanjut maka akan berpengaruh pada perekonomian masyarakat sehingga angka kemiskinan akan terus meningkat. Maka dari itu perlu adanya strategi BMT dalam meningkatkan pendapatan UMKM agar perekonomian mereka bisa stabil kembali. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui strategi BMT dalam meningkatkan pendapatan UMKM pada masa pandemic. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field reseach) dengan mengumpulkan data dengan dari lokasi penelitian. Pendekatan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan mengambarkan kejadian lapangan sesuai dengan data-data, menyajikan data dan menganalisis data serta mengambarkan pemecahan masalah yang ada. Metode ini digunakan untuk menggambarkan sesuatu apa adanya. Hasil dari penelitain ini dapat di simpulkan, bahwa dalam meningkatkan pendapatan UMKM pada masa pandemic di BMT Al-Hijrah Bukittinggi, BMT Al Hijrah menjalankan strateginya untuk mengembangkan usaha umkm agar tidak terjadinya penurunan pendapatan pada masa pandemic ini dengan cara memberikan pembiayaan untuk tambahan modal usaha kepada nasabah BMT dengan menawarkan berbagai macama produk yang ada, selanjutnya BMT memakai strategi revitalisasi pembiayaan untuk nasabah yang tidak dapat memenuhi kewajibannya dalam membayar angsuran tujuan strategi ini agar tidak terjadinya pembiayaan bermasalah, selanjutnya BMT juga memakai strategi dalam pembinaan usaha UMKM tersebut tujuanya untuk menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan dalam diri nasabah tersebut supaya usahanya dapat berjalan sebagaimana mestinya.