Abstrak
Skripsi ini berjudul “ analisis ukuran perusahaan, intensitas persediaan dan rasio lancar terhadap pemilihan metode persediaan”. yang disusun oleh Lutfiana Khaira, dengan Nim 3417032, Program Studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonimi dan Bisnis Islam, Intitut Agama Islam Negeri Bukittinggi atas bimbingan dari ibu Nini Sumarni, SE, M.Si. Masalah dalam penelitian ini dari penentuan metode pemilihan persediaan yang tidak seimbang. Oleh karena itu peneliti meneliti beberapa faktor yang mempengaruhi pemilihan persediaan. di antaranya ukuran perusahaan, intensitas persediaan dan rasio lancar. Ukuran perusahaan mempengaruhi keinginan perusahaan dalam menentukan metode penilaian persediaaan. Sedangkan intensitas persediaan adalah suatu yang menggambarkan bagaimana perusahaan dapat menginvestasikan kekayaan dalam bentuk persediaan. dan rasio lancar adalah rasio keuangan yang menjadi salah satu penentu tingkat likuiditas perusahaan. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI pada tahun 2015-2020. Pengambilan laporan di gunakan dengan mengakses situs idnfinancial. Penelitian ini bersifat kuantitatif menggunakan analisis linear berganda dan menggunakan olahan SPSS Versi 16. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah statistic deskriptif. Uji yang digunakan dalam penelitian adalah uji asumsi klasik, uji normalitas, uji autokorelasi, uji multikorelasi, uji heteroskedastisitas. Teknik analisa data yang digunakan adalah regresi linear berganda, uji t, uji f dan uji koefisien determinasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI pada tahun 2015- 2020 maka dapat di tarik kesimpulan bahwa pengaruh ukuran perusahaan, intensitas persediaan dan rasio lancar terhadap pemilihan metode penilaian persediaan. hasil uji t yang pertama 0,628 dengan tingkat signifikan 0,531 > 0.05 dengan demikian ukuran perusahaan tidak memiliki pengaruh terhadap pemilihan metode penilaian persediaan. kedua sebesar 25.693 dengan tingkat signifikan 0,000 0.05 dengan demikian intensitas persediaan memiliki pengaruh terhadap pemilihan metode penilaian persediaan. dan yang ketiga sebesar -0.979 dengan tingkat signifkan 0,330 > 0,05 dengan begitu rasio lancar tidak memiliki pengaruh terhadap pemilihan metode penilaian persediaan. dan hasil uji f sebesar 222,996 dengan tingkat signifikan 0,000 0,05 maka ukuran perusahaan, intensitas persediaan dan rasio lancar secara bersama- sama memiliki pengaruh terhadap pemilihan metode penilaian persediaan