Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2021Versi 1

Teologi Kerukunan Menurut Azyumardi Azra

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Aqidah dan Filsafat Islam•5 dilihat · 6 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “TEOLOGI KERUKUNAN MENURUT AZYUMARDI AZRA” yang ditulis oleh Zakia Aini, NIM. 4517011. Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, IAIN Bukittinggi, Tahun 2021 M/ 1422 H. Penelitian ini berangkat dari keberagaman, seperti perbedaan dalam agama. Agama sebagai “tali kekang” atau seperangkat aturan yang mengendalikan atau mengekang manusia dari prilaku kejahatan dan prilaku menyimpang dan norma-norma kebaikan dan kebenaran. Konflik keagamaan adalah salah satu jenis konflik yang penting di Indonesia dalam dua dasawarsa terakhir, dilihat dari jumlah insidennya maupun dampaknya.seperti konflik Ambon (1999-2002) dan Poso. Jenis lain adalah konflik sekretarian. Melibatkan sekte-sekte berbeda dalam satu agama. Azyumardi Azra adalah seorang tokoh intelektual Muslim di Indonesia. Salah satu tokoh yang disegani oleh cendikiawan Indonesia.Terkait Teologi Kerukunan bagi Azra puncaknya yaitumenerima dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi negara Republik Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis adalah kepustakaaan (library research)menggunakan pendekatan studi pemikiran tokoh. Sumber primer penelitian ini adalah karya-karya asli Azyumardi Azra, seperti Konteks Berteologi di Indonesia Pengalaman Islam, Fenomena Beragama Dari Dunia Arab Hingga Pasifik, Gerakan Pembebasan Islam, dan lain-lain. Adapun sumber sekunder penelitian ini yaitu referensi-referensi karya lain mencakuptopik pembahasan penelitian ini. Teknik pengumpulan data yaitu: pertama, pengumpulan karya-karya yang berkaitan dengan teologi kerukunan. Kedua, menentukan sumber pokok dan sumber pendukung yang berkaitan dengan teologi kerukunan. Ketiga, melakukan telaah/analisis terhadap pemikiran Azyumardi Azra. Adapun teknik analisis data yaitu deskripsi analitik serta interpretasi data. Hasil penelitian ini berisikan pembahasan: Pertama, pembahasan dipusatkan pada Inklusivisme Islam sebagai metodenya terdiri 2 tingkatan yaitu doktrin sertahistoris. Khusunya dalam historis kaum Muslimin di Indonesia, diperlukan untuk mengembangkan inklusivisme Islam di Indonesia dalam masa Kontemporer. Kedua, Puncak dari “Teologi Kerukanan” Islam di Indonesia yaitu penerimaan Pancasila sebagai dasar negara atau ideologi nasioal pada tanggal 18 Agustus 1945. Dalam konteks antaragama di Indonesia, Pancasila adalah yang mengembangkan kalimatun sawa’.Ketiga, kaum Muslim Indonesia seharusnya menjalankan kearifan lokal misalnya falsafah Minangkabau “dimana bumi dipijak di situ langit di junjung” berarti tidak mengorbankan akidah, ibadah, dan ajaran Islam lainnya. Keempat, Pancasila sebagai dasar negara Indonesia telah menyatukan berbagai macam agama. Islam bersama 5 agama lainnnya (Protestan, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu) adalah “agama yang diakui negara”. Indonesia lebih beruntung dibandingkan negara-negara Muslim lain karena memiliki Pancasila sebagai dasar atau ideologi yang bersahabat dengan agama.

Kata kunci

Teologi Kerukunan

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Teologi Kerukunan Menurut Azyumardi Azra2021 · oai:ais:skripsi:8334

Publikasi terkait