Abstrak
ABSTRAK Skripsi atas nama FANNY SANTYA PRATAMA PUTRI, Nim 4317.010, yang berjudul “REPRESENTASI PESAN MORAL DALAM FILM SEJUTA SAYANG UNTUKNYA (ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PEIRCE)”. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi, 2021. Film Sejuta Sayang Untuknya mengisahkan perjuangan seorang ayah dalam menghidupi anak semata wayangnya. Pesan – pesan maupun simbol – simbol yang digambarkan dalam film baik secara tersurat maupun tersirat menyampaikan makna tersendiri. Simbol – simbol yang terdapat dalam film ini dianalisis menggunakan teori Charles Sanders Peirce yaitu Tipe Tanda Peirce yang terdiri dari Ikon, Indeks dan Simbol. Pesan moral sendiri adalah pesan yang ada dalam setiap film, termasuk dalam film Sejuta Sayang Untuknya. Tujuan untuk mengetahui struktur tanda dan reprsentasi pesan moral dalam film Sejuta Sayang Untukmya. Jenis penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif yaitu mengungkapkan suatu makna yang mendalam tentang fenomena atau masalah yang tampak secara alami dan holistic, serta disajikan dalam bentuk naratif sesuai konteksnya (natural setting). Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis teks media dengan model analisis semiotik Charles Sanders Peirce. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, struktur tanda terhadap pesan moral yang terdapat dalam film dianalisis sesuai dengan tipe tanda Peirce yaitu ikon, indeks dan simbol dan representasi pesan moral dalam film direpresentasikan berdasarkan Al Quran dan hadits. Pesan moral yang terdapat dalam film ini antara lain jujur, menjadi diri sendiri, bertanggungjawab, kemandirian, keberanian dan kerendahan hati. Jujur direpresentasikan dengan tindakan yang sesuai dengan perkataan. Menjadi diri sendiri berarti memahami, mencintai diri sendiri serta percaya diri. Bertanggungjawab direpresentasikan dengan menerima konsekuensi dari akibat yang ditimbulkan. Mandiri berarti tidak bergantung kepada orang lain. Keberanian berarti keteguhan terhadap suara hati dan kerendahan hati direpresentasikan dengan sikap tolong menolong dan sabar.