Abstrak
Skripsi ini berjudul “Persepsi Masyarakat Terhadap Akhlak Sesama Remaja Pada Masa New Normal di jorong Mudiak Palupuah Nagari Koto Rantang” oleh Fitri Yulianti, Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Dalam suatau pergaulan, remaja belum sepenuhnya bisa menganalisa dengan baik, apakah suatu pergaulan itu benar atau tidaknya. Para remaja megalami berbagai masalah salah satunya akhlak sesama remaja dan di butuhkan bimbingan dalam kehidupan sehari-hari, sesuai dengan Q.S Al-Imran ayat 104. Latar belakang permasalahan yang ditemukan, beberapa remaja yang sering berduaan dengan lawan jenis. Selain itu juga terdapat beberapa remaja yang sering nongkrong di warung atau tempat-tempat sepi dengan teman sebaya dan melakukan hal-hal yang tidak baik seperti berkata-kata kotor dan merokok dengan teman sebayanya. Maka dari itu penulis tertarik untuk meneliti bagaimanakah persepsi masyarakat terhadap akhlak sesama remaja di Jorong Mudiak Palupuah, Kenagarian Koto Rantang, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian Survei dengan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian di Masyarakat Jorong Mudiak Palupuah karena kebanyakan pergaulan remaja tidak sesuai dengan semestinya dan penulis juga menemukan berbagai masalah yang perlu diselesaikan. Dengan data primer yang diambil dari lapangan dan data sekunder yang diambil secara tidak langsung. Untuk mengumpulkan data penulis membagikan angket atau kuesioner kepada masyarakat Jorong Mudiak Palupuah, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam. Setelah data terkumpul dilakukan pengolahan dan analisis data. Selanjutnya dilakukan analisis instrumen penelitian. Berdasarkan hasil penelitian penulis, bahwa persepsi masyarakat terhadap akhlak sesama remaja di Jorong Mudiak Palupuah, Kenagarian Koto Rantang, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam, secara keseluruhan persepsi masyarakat terhadap akhlak sesama remaja sebagian kecil (5,6%) responden mengatakan remaja selalu berakhlak dalam lingkungan sekitar, sebagian (38,3%) responden memberikan jawaban bahwa remaja sering berakhlak dalam kehidupan sehari-hari, sebagian (38%) responden mengatakan remaja kadang-kadang berakhlak dalam kesehariannya, sebagian (15%) responden berasumsi bahwa remaja jarang berakhlak di lingkungan, dan sebagian kecil (1,5%) responden memberikan jawaban terhadap remaja yang tidak berakhlak di lingkungan masyarakat.