Abstrak
Skripsi ini disusun oleh SABRINA, NIM 3216.101, program studi S1 Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut AgamaIslam Negeri (IAIN) Bukittinggi dengan Judul “Strategi Peningkatan Hasil Produksi Peternak Kambing” (Studi Kasus: Kelompok Tani Nagari Sungai Landia Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam) Penelitian ini dilatar belakangi oleh keterkaitan penulis dalam melihat suatu usaha yaitu peternakan kambing di Nagari Sungai Landia Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam. Peternakan kambing di Nagari Sungai Landia Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam merupakan usaha ternak yang dijalankan oleh kelompok tani yang bernama kelompok tani “Gapoktan”. Tujuan dari adanya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi peningkatan untuk meningkatkan hasil produksi peternak kambing di Nagari Sungai Landia. Metode Penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode penelitian Deskriptif Kualitatif yaitu dengan cara mengumpulkan, mempersiapkan serta menganalisa data objek yang akan diteliti. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan observasi langsung lapangan dengan mewawancarai para peternak kambing untuk memperoleh data yang akurat. Penelitian dilakukan yaitu dengan mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal melalui kegiatan wawancara. Setelah itu, faktor-faktor tersebut dianalisa dengan menggunakan matrik IFE & EFE, matrik SWOT, dan Tabel Bobot Skor. Hasil penelitian dan Analisa data yang dilakukan pada kelompok tani kambing di Nagari Sungai Landia Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam, maka dapat dikemukakan kesimpulan bahwa Strategi Peningkatan Hasil Produksi Peternak Kambing untuk dapat meningkatkan hasil produksi pada peternak kelompok tani Di Nagari Sungai Landia dengan menggunakan analisis SWOT yaitu strategi S-O yang memiliki skor tertinggi dari strategi lainnya dengan nilai 3,90. Dengan menggunakan strategi S-O para pengelola ternak kambing di Nagari Sungai Landia dapat meningkatkan hasil produksi peternakan yang lebih baik lagi. Strategi S-O (Strenghts – Opportunities) yaitu : mengoptimalkan modal dan tenaga kerja untuk meningkatkan hasil produksi, mengoptimalkan kualitas kambing sehingga permintaan terhadap ternak kambing bisa meningkat pesat, mempertahankan produksi kambing sehingga usaha dapat terus berjalan, meningkatkan SDA agar peternakan kambing bisa terus berjalan.