Abstrak
Pasar modal secara umum adalah tempat untuk melakukan transaksi bagi para penjual dan pembeli dalam rangka memperoleh modal. Penjual dalam transaksi pasar modal yaitu pihak/perusahaan yang membutuhkan modal (emiten), sehingga mereka berusaha untuk menjual efek-efek di pasar modal, sedangkan pembeli (investor) adalah pihak yang ingin membeli modal di perusahaan yang menurut mereka akan menguntungkan untuk perusahaan mereka. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan membuktikan kepustakaan (library research) yang bersifat asosiatif. Maksud dari penelitian ini adalah menggunakan literatur (kepustakaan) dari penelitian sebelumnya dengan menggunakan uji coba hubungan antara 2 variabel atau lebih untuk menjelaskan, meramalkan, dan mengontrol suatu gelaja atau fenomena. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan variabel inflasi, nilai tukar, dan jumlah uang beredar (JUB) terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dengan menggunakan data time series periode 2015 – 2019. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode pusposive sampling, dengan menggunakan aplikasi SPSS 22. Analisis data pada penelitian ini menggunakan data sekunder, time series dengan jumlah data sebanyak 60 periode. Analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi linear berganda, uji statistik t, uji statistik F, dan uji koefisien determinasi (R2) dengan bantuan program komputer SPSS versi 22. Hasil penelitian ini menunjukkan inflasi tidak berpengaruh terhadap ISSI, sedangkan nilai tukar berpengaruh negatif signifikan dan JUB berpengaruh positif signifikan terhadap ISSI.