Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2020Versi 1

Perbandingan Pemikiran Al-zarnuji dan KH. Hasyim Asy'ari Tentang Cara Peserta Didik Dalam Menuntut Ilmu

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Agama Islam•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Skripsi ini atas nama ERNI, Nim 2116.181 Jurusan Pendidikan Agama Islam yang berjudul “Perbandingan Pemikiran Al-Zarnuji Dan KH. Hasyim Asy’ari Tentang Cara Peserta Didik Dalam Menuntut Ilmu” Kata Kunci: Pemikiran Al-Zarnuji dan KH. Hasyim Asy’ari Penulisan skripsi ini bertujuan untuk 1) mengetahui pemikiran Al-Zarnuji dan KH.Hasyim Asy’ari tentang cara peserta didik dalam menuntut ilmu, 2) mengetahui persamaan dan perbedaan pemikiran Al-Zarnuji dan KH. Hasyim Asy’ari tentang cara peserta didik dalam menuntut ilmu. Adapun rumusan masalahnya yaitu 1) 1.Bagaimana Pemikiran Al-Zarnuji dan KH. Hasyim Asy’ari Tentang Cara Peserta Didik Dalam Menuntut Ilmu. 2) Bagaimana Perbandingan Pemikiran Al-Zarnuji dan KH. Hasyim asy’ari Tentang Cara Peserta Didik Dalam Menuntut Ilmu. Penelitian ini adalah penelitian pustaka (library researc).metode penelitian ini adalah metode studi tokoh yaitu memaparkan serta menganalisis tentang cara peserta didik dalam menuntut ilmu menurut pemikiran Al-Zarnuji dan KH. Hasyim Asy’ari. Sumber data primer/inti yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah Ta’lim al- Muta’allim Syaikh al-Zarnuji terj. Adab Halim Muta’allim terj. Ahmad Zacky el-Syafa dan Faizah Ulfah Choiri, sumber data sekunder/pelengkap adalah buku tulisan ilmuwan yang berkaitan dengan topik penulis. Alat pengumpulan data penulis gunakan adalah dokumentasi. Jenis analisis data yang penulis gunakan adalah analisis taksonomi (taxonomy analysis). Berdasarkan hasil penelitian penulis dapat mengambil kesimpulan yaitu bahwasanya al-Zarnuji dan KH. Hasyim Asy’ari cara peserta didik dalam menuntut ilmu yang pertama ialah niat, pelajar harus mempunyai niat untuk menuntut ilmu dengan tujuan mencari ridha Allah Swt, jangan berbuat iffah dan menuntut ilmu tidak hanya mencari ridha Allah saja tetapi menghidupkan syari’at. Kedua memilih ilmu guriu dan teman al-Zarnuji dan KH.Hasyim Asy’ari berbeda pendapat al-Zarnuji mengatakan peserta didik harus mendahulukan mempelajari ilmu tauhid sehingga dapat memahami Allah Swt, Hasyim Asy’ari mengatakan seharusnya peserta didik mendahulukan ilmu fardhu ‘ain berupa ilmu fikih dan tasawuf . dalam memilih guru al- Zarnuji dan Hasyim Asy’ari sama-sama berpendapat seorang pelajar memilih guru yang mampu menjaga diri dan etikanya.dalam memilih teman al-Zarnuji mengatakan pilihlah teman yang wira’i, berwatak jujur dan lurus sedangkan Hasyim Asy’ari peserta didik harus meninggalkan pergaulan terutam adengan lawan jenis. Ketiga, keagugan ilmu dan orang yang berilmu al-Zarnuji mengatakan hendaklah pelajar mengagungkan kitabnya dengan selalu dalam keadaan suci, tidak membentangi kaki kearah kitab, kitab tafsir letaknya di atas kitab-kitab yang lain. Sedangkan Hasyim Asy’ari menagungkan guru ialah termasuk menagungkan ilmu yaitu peserta didik tidak boleh duduk disampingnya, di atas tempat shalatnya di atas tempat tidurnya. Keempat, masa belajar, menurut al-Zarnuji masa belajar yang baik tiada terbatas yakni dari ayunan sampai jasad terkubur dalam liang lahat, sedangkan Hasyim Asy’ari masa belajar yang baik adalah waktu tengan hari digunakan untuk menulis, waktu malam untuk mengulang, dan mengigat pelajaran sedangkan tempat yang paling baik digunakan ialah tempat yang jauh dari perkara yang membuat lupa. Kelima, tawakal dan tentang ketabahan al- Zarnuji dan Hasyim Asy’ari mempunyai persamaan pendapat yaitu pelajar harus pasrah dan tawakal terhadap Allah. Mengurangi keduniawian. Keenam, wara’ al-Zarnuji dan Hasyim Asy’ari berpendapat yaitu peserta didik sebaiknya mempersedikit makan atau menjaga diri dari kekenyangan serta mengurangi tidur.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Perbandingan Pemikiran Al-zarnuji dan KH. Hasyim Asy'ari Tentang Cara Peserta Didik Dalam Menuntut Ilmu2020 · oai:ais:skripsi:7542