Abstrak
Skripsi ini di susun oleh Nadyatul Mardhatillah 2116190 dengan judul “Pelaksanaan Pembelajaran Pai Pada masa Pandemi di Kelas VIII SMP N 1 Bukittinggi”. Pada Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan di Institut Agama Islam (IAIN) Bukittinggi. Dalam menghadapi permasalahan pembelajaran daring, guru Pendidikan Agama Islam perlu meningkatkan kreativitas. Kreativitas tersebut berkaitan dengan kemampuan guru dalam menciptakan perubahan-perubahan model pengajaran, kemampuan guru melakukan pembenahan-pembenahan kelemahan prosedur atau tahapan pengajaran, kemampuan guru untuk mengeksplorasi (mencari) ide-ide baru, kemampuan guru dalam memanfaatkan kamajuan media teknologi serta berbagai kemampuan lain yang signifikan dengan kategori guru yang kreatif.Realita yang terjadi terkait dengan pelaksanaan pembelajaran pai pada masa pandemi ini guru merasa kesulitan dalam melayani siswa. .pembelajaran menjadi kurang efektif di karenakan siswa kurang fokus dalam mendengarkan materi yang disampaikan oleh guru. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu penelitian yang dilakukan dengan menggambarkan keadaan objek pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak sebagaimana adanya. Adapun sumber data dari penelitian ini adalah Guru PAI Kelas VIII dan Siswa Kelas VIII. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik pengolahan dan analisis data yang penulis gunakan adalah mereduksi data, menyajikan data, dan melakukan verifikasi serta menarik kesimpulan. Menguji keabsahan data dengan menggunakan teknik triangulasi data yaitu dengan hasil wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring belum efektif di lakukan Berdasarkan hasil wawancara penelitian dengan narasumber, jadi penulis menyimpulkan penelitian sebagai berikut. pembelajaran daring ini siswa merasa tidak nyaman untuk melaksanakannya. Di pembelajaran yang membosankan dan kurang efektif membuat siswa menjadi tidak fokus dalam belajar. Alahkah baiknya pembelajaran tersebut dilakukan secara tatap muka antara guru dan murid.Dalam pembelajaran daring ini harus membutuhkan kreativitas yang tinggi dari guru untuk menciptakan pembelajaran yang baik dan maksimal. Supaya nantinya murid bisa lebih santai dalam belajar dan bisa lebih fokus.