Abstrak
Pembagian kelompok belajar mahasiswa pada mata kuliah kecerdasan buatan dilakukan secara manual, yaitu dengan metode hitung, melihat absen ataupun mahasiswa memilih sendiri. Metode ini dirasa kurang efektif, maka dari itu dibuatlah suatu sistem pengelompokkan mahasiswa menggunakan metode kmeans clustering. Metode K-Means clustering adalah metode pengelompokan data dengan mengambil parameter sejumlah k cluster, dan mempartisi data kedalam cluster tersebut, dengan berpatokan pada kemiripan antar data dalam satu cluster dan ketidakmiripan di antara cluster yang berbeda, pusat dari cluster adalah rata-rata dari nilai anggota cluster yang disebut centroid atau center of gravity. Hal inilah yang melatar belakangi penulis dalam merancang sistem pembagian kelompok belajar mahasisswa menggunakan metode kmeans clustering sebagai pendukung pembagian kelompok belajar mahasiswa mata kuliah kecerdasan buatan di prodi PTIK IAIN Bukittinggi. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian dan pengembangan atau dikenal juga dengan istilah Research And Development (R&D) versi 4D, yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate. Model pengembangan Sistem yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model pengembangan air terjun atau waterfall yang terdiri dari 5 tahapan yaitu communication, planning, desain, construction, dan deployment. Uji produk yang digunakan pada penelitian ini adalah uji Validitas, Praktikalitas dan Efektifitas. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan, penulis telah membuat produk sistem pembagian kelompok belajar mahasisswa menggunakan metode kmeans clustering sebagai pendukung pembagian kelompok belajar mahasiswa mata kuliah kecerdasan buatan di prodi PTIK IAIN Bukittinggi. Hasil uji validitas yang dilakukan oleh ahli menunjukkan bahwa Aplikasi yang dirancang dinyatakan valid dengan nilai 0,75. Uji praktikalitas yang dilakukan dosen menunjukkan bahwa Aplikasi yang dirancang dinyatakan praktis dengan nilai 81. Dan uji efektifitas yang dilakukan oleh dosen menunjukkan bahwa aplikasi yang dirancang dinyatakan efektif dengan nilai 0,7.