Abstrak
Kriteria pengurus OSIM tersebut bertujuan untuk mewujudkan visi OSIM yakni “Menjadikan OSIM sebagai teladan bagi siswa/i MAN 2 Bukittinggi serta mewujudkan siswa/i yang berprestasi, kreatif, cinta lingkungan dengan berwawasan IPTEK dan berdasarkan IMTAQ” yang dijunjung tinggi, bukan hanya untuk menaikkan nama siswa dan mencari ketenaran yang tidak sesuai dengan kemampuannya dalam berorganisasi. Dari visi OSIM tersebut dapat dilihat bahwa organisasi ini merupakan salah satu cara yang dibentuk sekolah dalam pembinaan siswa di sekolah. Sistem Pendukung Keputusan (SPK)/ decision Support System (DSS) merupakan suatu informasi interaktif yang menyediakan informasi, pemodelan dan pemanipulasian data. Sistem ini digunakan untuk membantu pengambilan keputusan dalam situasi yang semi terstruktur dan situasi yang tidak terstruktur, diaman tak seorang pun tahu secara pasti bagaimana keputusan seharusnya dibuat. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis R&D, Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) versi 4D (Define, Design, Develop, Desseminate). Model pengembangan sistem yang digunakan adalah model waterfall dengan lima tahap yaitu, Communication (Project Initiation & Requirments Gathering), Planning, Modelling, Construction dan Deployment, Perancangan Sistem dan Perangkat lunak, Implementasi dan pengujian unit, integrasi dan pengujian sistem, operasi dan pemeliharaan. Uji produk yang digunakan yaitu uji validitas, uji praktikalitas dan uji efektivitas. Hasil dari penenlitian perancangan aplikasi sistem pendukung keputusan seleksi kepengurusan OSIM di MAN 2 Bukittinggi yang dapat digunakan oleh admin yaitu pembina OSIM. Sedangkan uji validitas dari 3 orang Ahli Komputer diperoleh nilai 0,95 yang dinyatakan sangat valid (berdasarkan perhitungan validitas dengan formula Aiken’V), sedangkan untuk uji praktikalitas dari 1 orang pembina OSIM diperoleh nilai 0,91 yang dinyatakan sangat praktis, dan uji efektifitas dari 5 orang pengurus OSIM diperoleh nilai 0.87 yang dinyatakan efektivitas tinggi.