Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini atas nama Muhammad Hendra, NIM. 2116197, yang berjudul “UPAYA GURU PEMBINA PRAMUKA DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN SISWA KELAS X DI MAN 3 PADANG PANJANG”. Maksud judul ini adalah penelitian yang menjelaskan bagaimana upaya guru pembina pramuka dalam membentuk karakter disiplin siswa kelas X di MAN 3 Padang Panjang. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurikulum 2013 yang mewajibkan peserta didik kelas X untuk melaksanakan kegiatan pramuka, dimana kegiatan pramuka ini dilaksanakan bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik salah satunya kedisiplinan. Berdasarkan hasil observasi yang peneliti lakukan ketika kegiatan latihan pramuka di MAN 3 Padang Panjang. Peneliti menemukan bahwasanya karakter disiplin peserta didik mempunyai karakter disiplin yang kurang bagus. Terlihat dari peserta didik pada saat latihan yang tidak berpakaian rapi, datang terlambat dan tidak mematuhi peraturan lainnya. Dalam hal pembentukan karakter disiplin ini upaya pembina pramuka dalam membentuk karakter disiplin sangat penting. Upaya ini dapat diciptakan oleh pembina pramuka dalam kegiatan pramuka. Jenis penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat lapangan (feel research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif yaitu mengambarkan tentang apa adanya tentang suatu keadaan. Dalam penelitian ini penulis mengambarkan upaya yang dilakukan guru pembina pramuka untuk membentuk karakter disiplin siswa kelas X di MAN 3 Padang Panjang. Metode pengumpulan data yaitu wawancara dengan teknik Snowball Sampling dengan informan kunci dan informan pendukung. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa upaya pertama yang dilakukan guru pembina pramuka untuk membentuk karakter disiplin siswa yaitu dengan cara menerapkan disiplin terlebih dahulu kepada dirinya sebagai contoh bagi peserta didiknya misalnya disiplin waktu, disiplin berpakaian dan disiplin berprilaku. Upaya kedua yaitu pembina memberikan wewenang kepada kakak senior atau dewan ambalan yang telah terlatih kedisiplinannya untuk membimbing dan dapat memberikan contoh bagi juniornya, dan upaya ketiga yaitu memberikan hukuman secara bertahap kepada peserta didik jika ada yang melanggar peraturan yang sudah berlaku.