Abstrak
ABSTRAK Primery sector di Bursa Efek Indonesia salah satunya adalah perusahaan manufaktur. Industri ini lebih mencerminkan keadaan pasar modal. Harga saham yang sensitive menuntut investor perlu adanya analisis baik secara teknikal maupun fundamental. Penelitian ini bertujuan untuk menguji Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA) terhadap harga saham pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Jakarta Islamic Index Periode 2015-2019. Penelitian ini menggunakan perusahaan manufatur yang terdaftar di Jakarta Islamic Index sebagai obyek penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, data yang digunakan merupakan data sekunder yaitu laporan keuangan kuartal yang diperoleh dari www.idx.co.id. Teknik sampling yang digunakan adalah purpose sampling. Motode analisis data yang digunakan adalah analisi regresi berganda. Uji hipotesis yang dilakukan adalah uji T, Uji F dan koefisien determinasi. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa secara parsial variabel EVA tidal berpengaruh signifikan, dimana tingkat signifikan lebih besar dari pada tingkat signifikan yang telah ditetapkan yaitu 0,041 ˃ 0,05. Sedangkan variabel MVA memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap harga saham, dimana tingkat signifikan lebih kecil dari pada tingkat signifikan yang telah ditetapkan yaitu 0.0000,05. Hasil uji simultan variabel EVA dan MVA secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap harga saham dengan nilai signifikan sebesar 0,000. Koefisien determinansi sebesar 0,407. Hal ini menunjukkan bahwa harga saham dipengaruhi oleh tingkat Economic Value Added (EVA) dan tingkat Market Value Added (MVA) sebesar 40,7%, sedangkan sisanya 59,3% di pengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.