Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2020Versi 1

Dinamika Politik Islam pada Periode Awal Orde Baru di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat 1965-1971

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Sejarah Peradaban Islam•6 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi atas nama Rahmad Illahi, NIM 4416014, Program Sudi Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi, dengan judul “Dinamika Politik Islam Pada Periode Awal Orde Baru di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat 1965-1971“. Krisis perpolitikan yang terjadi ketika penghujung Pemerintahan Orde lama dan berganti ke Pemerintahan Orde Baru. Yang diawali dengan dikeluarkannya Piagam Jakarta oleh Soekarno dan memberikan keluasan pada partai PKI, yang membawa dampak yang signifikan baik secara Nasional terkhusus di Sumatera Barat yang beraliran Islam. Dan pada saat itu juga banyak kebijakan kebijakan Soekarno merugikan partai politik Islam seperti pembubaran partai politik Islam Masjumi pada tanggal 30 September 1960. Kemudian PKI mulai menguasai pemerintahan berujung kepada peristiwa G30 S/PKI yang terjadi sejak Oktober 1964 yang menjadi titik puncak pada September 1965 yang menjadi korban yakni kelompok elit militer dan partai politik Islam. Kemudian pada tahun ini menjadi masa transisi Orde Lama ke Orde Baru yang ditandai dengan penumpasan PKI di Indonesia, setelah itu masyarakat dihadapkan pada pembenahan disegala bidang dan dihadapkan pada pemilu pertama Orde Baru Penelitian ini menekankan kepada pokok masalah yakni bagaimana proses Konsolidasi atau pembenahan kelompok kelompok Islam setelah Gestapu dan Bagaimana persiapan persiapan kelompok kelompok Islam menjelang pemilu pertama pada periode awal Orba pada 5 Juli 1971. Penelitian ini bersifat kepustakaan (library Reaserch) yang didasarkan pada data data melalui referensi dan ditambah dengan wawancara terkait dan relevan dengan permasalahan. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif naratif. Metode ini digunakan untuk memberikan gambaran dan menceritakan mengenai fakta yang berhubungan dengan masalah masalah yang diteliti. Metode penelitian ini memiliki beberapa tahapan yakni, 1). Heuristik yaitu pengumpulan sumber yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti, 2). Kritik Sumber yakni menyelidiki sumber sumber tersebut itu asli dan memiliki kredibilitas, 3). Interpretasi yakni menetapkan makna dan saling berhubungan dengan fakta yang diperoleh dari sejarah itu, 4). Historiografi yakni merangkai fakta sesuai kronologis/diakronis, dan sistematis, menjadi tulisan sejarah dalam bentuk Skripsi yang berpedoman pada penulisan Skripsi Prodi SPI IAIN Bukittinggi dan FUAD IAIN Bukittinggggi. Dinamika politik Islam pada periode awal Orde Baru di Sawahlunto, Sumatera Barat tahun 1965-1971. Diawali dengan proses pembenahan yang terjadi dalam partai atau Kelompok kelompok politik Islam yakni Masjumi dan perti. Kemudian berakhir pada proses persiapan persiapan partai atau kelompok kelompok politik Islam, Masjumi dan Perti untuk mengikuti pemilu pertama Orde baru. Proses pembenahan dalam partai Masjumi dilakukan dengan dibentuknya partai baru yakni Parmusi, guna menyalurkan aspirasi masyarakat Islam pada Orde Baru karena gagalnya rehabilitasi Masjumi karena sempat dilarang pada Orde lama. Kemudian proses pembenahan dari Perti membagi dua kubu partai yakni kembali ke khitbahnya Tarbiyah Islamiyah dan yang kedua bergabung dengan Parmusi dalam perpolitikan. Dan proses persiapan menjelang pemilu tahun 1971 yakni adanya penggabungan partai politik guna mendapatkan kemenangan kembali umat Islam dan perpolitkan.

Kata kunci

Kata Kunci : Dinamika, Politik, Islam, kelompok-Kelompok, Partai Islam, Masjumi, Perti, Awal Orde Baru, Pemilu 1971.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Dinamika Politik Islam pada Periode Awal Orde Baru di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat 1965-19712020 · oai:ais:skripsi:6385