Abstrak
ABSTRAK YUSADRI, NIM 2615.105: “Efektivitas Teknik Restrukturisasi Kognitif Dalam Konseling Individual Untuk Mereduksi Perilaku Merokok Siswa Di SMA N 1 Batipuh”. Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Trabiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi 2020. Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena perilaku merokok yang dilakukan siswa disekolah, siswa beranggapan perilaku merokok adalah simbol kejantanan, mereka berangkapan mereka akan kelihatan macho saat merokok. Jika anggapan tersebut dibiarkan saja akan memperparah perilaku merokok siswa, adapun indikator dari perilaku merokok sendiri adalah perilaku merokok yang dipengaruhi oleh perasaan positif, perilaku merokok yang dipengruhi oleh perasaan negatif, perilaku merokok yang adiktif (kecanduan), dan perilaku merokok yang sudah menjadi kebiasaan. Untuk penanganan mengatasi perilaku merokok tersebut belum ada penanganan khusus yang dilakukan dari pihak sekolah. Untuk itu peneliti mencoba melakukan konseling individual dengan teknik restrukturisasi kognitif. Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas teknik restrukturisasi kognitif dalam konseling individual untuk mereduksi perilaku merokok siswa di SMA N 1 Batipuh. Penelitian ini adalah penelitian Pre Eksperimen model One Group Pretest Posttest Design. Populasi adalah siwa kelas XI IPA dan XI IPS sebanyak 20 orang, sedangkan sampel penelitian adalah siswa kelas XI IPA sebanyak 5 orang serta yang terindikasi memiliki perilaku merokok berdasarkan teknik non rondom sampling dan rekomendasi dari guru BK. Instrumen pengumpulan data adalah dalam penelitian ini skala dengan skala likert. Teknik analisis data menggunakan uji statistik non parametrik menggunakan Wilcoxon rack test, uji hipotesis menggunakan Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 20. Hasil penelitian yang telah diketahui dari hasil nilai uji Z (Wilcoxon) menunjukkan perbedaan antara nilai pretest dan posttest. Dari hasil perhitungan uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikansi Sig p-value sebesar-2,032. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, diketahui hasil uji Wilcoxon Sig p-value sebesar 0,042 α (α = 0,05) yang artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Dari hasil perhitungan uji Wilcoxon dapat disimpulkan bahwa konseling individual menggunakan teknik restrukturisasi kognitif untuk mereduksi perilaku merokok siswa. Kata Kunci: Teknik Restrukturisasi Kognitif, Untuk Mereduksi Perilaku Merokok