Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2020Versi 1

PENGGUNAAN TEKNIK MODELLING DALAM KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIKAN SISWA DI SMA N 1 DUO KOTO PASAMAN

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Bimbingan dan Konseling•5 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Oktavianis, 2615.116: Penggunaan Teknik Modelling Dalam Konseling Kelompok Untuk Meningkatkan Kemandirian Siswa di SMA Negeri 1 Dua Koto Pasaman, Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi 2020. Penelitian ini beranjak dari fenomena terdapatnya siswa yang mengalami kemandirian belajar yang kurang baik dimana siswa dalam belajar siswa meminta bantuan kepada temannya untuk mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru, bukan hanya di sekolah saja, suka mencontek, bertanya kepada teman saat sedang ujian atau ulangan di tunjukkan dengan ciri-ciri fisik yang terlihat pada saat siswa sedang ujian atau ulangan tidak tenang dan selalu berbisik dengan temannya meminta contekkan, dan hal di atas tidak menunjukkan ciri kemandirian yang diharapakan. Indikator kemandirian sendiri yaitu bisa menentukan tujuan belajarnya, bisa menemukan sumberbelajar sendiri, dan bisa menilai kemampuan belajarnya, untuk meningkatkan kemandirian belajar tersebut guru BK berupaya mengatasinya melalui beberapa jenis layanan salah satunya dengan layanan konseling kelompok namun hasilnya belum optimal. Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan teknik modelling dalam konseling kelompok untuk meningkatkan kemandirian siswa di SMA Negeri 1 Dua Koto Pasaman. Penelitian ini tergolong penelitian pre eksperimen model One Group Pretest Posttest Design. Populasi adalah beberapa siswa kelas X IPS yang berjumlah 135 orang, untuk pengambilan sampel yaitu siswa-siswa yang terindikasi memiliki kemandirian belajar yang rendah berdasarkan teknik non random sampling dan rekomendasi guru BK. Instrumen pengumpulan data adalah skala likert. Teknik analisis data menggunakan uji wilcoxon, sedangkan persyaratan analisis data menggunakan uji hipotesis dengan Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 20 Hasil penelitian yang telah dilakukan terdapat perbedaan antara nilai pretest dan nilai postest. Dari hasil test statistik diketahui bahwa hasil asymp sig (2 tailed) diperoleh nilai sebesar (0,005) yang berarti lebih kecil dari alpha (0,05). Maka dapat dikatakan Ha diterima, yaitu terdapat peningkatan kemandirian siswa melalui teknik modelling dalam konseling kelompok. Kata Kunci: Teknik Modelling, Konseling Kelompok, Kemandirian Belajar

Kata kunci

Teknik Modelling, Konseling Kelompok, Kemandirian Belajar

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENGGUNAAN TEKNIK MODELLING DALAM KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIKAN SISWA DI SMA N 1 DUO KOTO PASAMAN2020 · oai:ais:skripsi:6195

Publikasi terkait