Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2020Versi 1

Pembinaan komunitas pemusik jalanan di kota Bukittinggi

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Sosiologi Agama•7 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Ikrima Putri, NIM 4615.037, Program Studi Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah, IAIN Bukittinggi, Judul Skripsi Pembinaan Komunitas Pemusik Jalanan di kota Bukittinggi Skripsi ini meneliti tentang pembinaan komunitas pemusik jalanan di kota Bukittinggi. Latar belakang pembahasan peneliti mengambil judul ini karena pembinaan komunitas pemusik jalanan di kota Bukittinggi setelah pembinaan itu berbeda-beda, mereka sangat memahami bahwa melaksanakan ibadah sholat itu wajib dikerjakan, namun mereka malah sibuk dengan kegiatan sebagai pemusik jalanan sehingga lalai dalam melaksanakan ibadah sholatnya, bahkan ada yang karena kesibukannya dalam kegiatan bernyanyi di jalanan mereka lupa akan ibadah yang wajib dilaksanakan. Para pemusik jalanan menjalankan ibadah sering tidak teratur seperti orang biasanya, karena mereka sering berada di jalanan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, ketika masuk waktu shalat Mereka lebih memilih tidak shalat dan melalaikan shalat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah anggota komunitas pemusik jalanan dan ketua Mui kota Bukittinggi. Dalam penelitian ini peneliti ingin menggunakan teknik snow ball sampling. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan ialah reduksi data, pemaparan atau penyajian data dan pembuatan kesimpulan dan verifikasi. Teknik keabsahan data dalam penelitian ini terdiri dari perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi, dan menggunakan bahan referensi. Hasil penelitian yang peneliti temukan bahwa para pemusik jalanan mereka sangat memahami cara beribadah sesuai dengan yang diajarkan dalam syariat Islam mereka juga mendapatkan ilmu agama setelah mengikuti acara pembinaan tetapi mereka tidak melaksanakan ibadah,anggota komunitas sangat memahami bahwa shalat itu wajib dan tidak boleh melalaikan shalat, dan juga ibadah puasa di bulan ramadhan. Penerapan keagamaan setelah mengikuti pembinaan komunitas pemusik jalanan ini berbeda-beda. ada sebagian anggota komunitas yang lalai dalam mengerjakan ibadah shalatnya,karena kesibukan bernyanyi di jalanan dan juga yang mengerjakan shalat di sela waktu bernyanyi dan menyempatkan diri untuk beribadah , dan ada yang tidak mengerjakan ibadah shalatnya dan lebih memilih berkumpul dengan temannya. Namun para komunitas pemusik jalanan ini memiliki solidaritas yang sangat kuat sesama rekan, dan juga dengan masyarakat setempat. Kata Kunci : Pembinaan Komunitas Pemusik Jalanan

Kata kunci

Pembinaan Komunitas Pemusik Jalanan

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pembinaan komunitas pemusik jalanan di kota Bukittinggi2020 · oai:ais:skripsi:6161