Abstrak
ABSTRAK Siti Rahmah Tursina, 2615.173: Efektivitas Layanan Konseling Kelompok Menggunakan Pendekatan Behavioral untuk Mengatasi Kedisiplinan Santri Asrama Putri di MTI Candung, Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. 2020 Penelitian ini beranjak dari fenomena terdapatnya santri yang kurang disiplin dalam mengikuti peraturan di asrama, dimana santri terlambat pergi sekolah, santri keluar asrama tanpa izin, tidak melaksanakan tugas piket, melanggar peraturan secara berulang dan tidak peduli dengan lingkungan sosial asrama, untuk meningkatkan kedisiplinan santri tersebut peneliti mencoba memberikan layanan konseling kelompok menggunakan pendekatan behavioral. Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok menggunakan pendekatan behavioral untuk meningkatkan kedisiplinan santri asrama putri di MTI Candung. Penelitian ini tergolong penelitian quasi exsperiment (eskperimen semu) dengan bentuk rancangan The Non Equivalent Control Group. Populasi adalah santri kelas 5 dan kelas 6 yang berjumlah 46 orang, sedangkan sampel penelitian adalah santri kelas 5 yang terindikasi memiliki kedisiplinan rendah berdasarkan teknik teknik non probability sampling dengan bentuk purposive sampling. Instrumen pengumpulan data adalah skala likert. Teknik analisis data menggunakan, uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis menggunakan uji mann-whitney U-Test dengan bantuan Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 22. Hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,017 lebih kecil dari nilai probabilitas 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada perbedaan rata-rata skor kedisiplinan santri kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol atau dengan kata lain layanan konseling kelompok menggunakan pendekatan behavioral untuk meningkatkan kedisiplinan santri dengan layanan konseling kelompok konvensional untuk meningkatkan kedisiplinan santri akan menghasilkan skor kedisiplinan yang berbeda.