Abstrak
ABSTRAK Marfina Azani, NIM. 2615.147. Skripsi ini berjudul Faktor yang Mendukung Komunikasi Interpersonal Pada Remaja di Jorong Bunga Tanjung Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman. Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Penelitian ini beranjak dari fenomena yang peneliti temukan di jorong Bunga Tanjung Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman. Fenomena yang peneliti temukan yaitu remaja kurang mampu berkomunikasi yang baik dengan orang yang lebih tua, teman sebaya maupun masyarakat sehingga makna pesan yang dikomunikasikan remaja tersebut tidak dapat diterima dengan baik oleh lawan bicara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi interpersonal pada remaja di Jorong Bungo Tanjung Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yaitu metode yang menggambarkan keadaan yang terjadi di lapangan dalam bentuk kata-kata atau tidak dalam bentuk angka. Informan dalam penelitian ini terdiri dari informan kunci yaitu empat orang remaja laki-laki serta informan pendukungnya yaitu satu orang jorong dan orang tua dari remaja tersebut. Data dikumpulkan dengan melakukan pedoman observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik Pengolahan data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan teknik menguji keabsahan data dengan triangulasi data. Berdasarkan hasil penelitian terlihat bahwa keterbukaan yaitu kurangnya keterbukaan dari seorang remaja dalam komunikasi ataupun dalam berinteraksi di lingkungan masyaraat. Empati yaitu kurangnya sikap kepedulian atau acuh tak acuh dari dalam diri remaja tersebut terhadap teman dan lingkungan sekitarnnya. Sikap mendukung yaitu masih banyak dari remaja di jorong tersebut yang tidak memberikan dukungan terhadap teman-temannya yang melakukan hal positif. Sikap positif yaitu masih banyak dari dalam diri remaja yang apabila melakukan kebaikan dan menilai itu semua dengan bahan tertawaan dan berprasangka buruk atas apa yang dilakukannya. Kesetaraan yaitu penyalahan persepsi dari remaja tersebut bahwa mereka hanya mau berinteraksi dengan lawan bicara apabila sama-sama memiliki kepentingan dan apabila tidak memiliki kepentingan mereka malah acuh-tak acuh saja Kata kunci : Komunikasi Interpersonal, Remaja