Abstrak
Wilda Hafiva, 2615.153: Efektivitas Pendekatan Ego untuk Meningkatkan Resiliensi Diri Siswa di SMAN 2 Padang Panjang, Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. 2020. Penelitian ini beranjak dari fenomena terdapatnya peserta didik yang mengalami resiliensi diri rendah dimana siswa mudah marah dan terpancing ketika diolok-olokan teman-temannya, pesimis dengan kemampuan yang dimiliki, larut dengan kesedihan ketika bermasalah dengan teman dekatnya, ada siswa yang tidak mampu menolak ajakan yang berdampak negatif bagi dirinya, tidak PD (percaya diri), membolos saat akan diadakan pemeriksaan rutin kerapian dan kedisiplinan dalam berseragam, membolos (dengan alasan izin keruangan UKS), mengisi jam kosong dengan bermain di lokal, ada siswa yang terlambat datang ke sekolah, sulit diatur ketika akan mengadakan upacara, kultum dan acara-acara lain di lapangan. Peneliti mencoba melakukan layanan konseling kelompok dengan pendekatan ego. Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan konseling kelompok dengan pendekatan ego untuk meningkatkan resiliensi diri siswa di SMAN 2 Padang Panjang. Penelitian ini tergolong penelitian pre eksperimen model One Group Pretest Posttest Design. Populasi adalah siswa kelas XI MIPA yang berjumlah 180 orang, sedangkan sampel penelitian adalah siswa-siswa yang terindikasi memiliki resiliensi diri rendah berdasarkan teknik non random sampling dan hasil dari pretest. Instrumen pengumpulan data adalah skala likert. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon, sedangkan persyaratan analisis data menggunakan uji normalitas, uji linearitas, uji hipotesis menggunakan SPSS versi 22. Hasil penelitian yang telah dilakukan terdapat perbedaan antara nilai pretest dengan nilai posttest. Dari hasil test statistic diketahui bahwa hasil asymp sig (2-tailed) diperoleh nilai sebesar (0,005) yang berarti lebih kecil dari alpha (0,05). Maka dapat dikatakan Ha diterima hal ini juga dibuktikan dengan nilai Zhitung 2.807 > dari ztabel yaitu 1,833 pada taraf signifikansi 0,05, maka dapat dikatakan Ha diterima artinya terdapat peningkatan resiliensi diri untuk pretest dan postest melalui layanan konseling kelompok dengan pendekatan ego.