Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Pernikahan Suami Ketika Istrinya Masih Berada Dalam Masa Iddah (Studi Kasus di Jorong Suayan Tinggi Nagari Suayan Kecamatan Akabiluru)” yang disusun oleh Desi Widiawati, NIM. 1115022, tahun 2019. Motivasi penulis dalam membahas permasalahan ini adalah berkaitan dengan hal yang tidak sewajarnya dilakukan dan melihat tidak ada yang mengagungkan ikatan yang telah terjalin. Pernikahan dilakukan oleh suami ketika istrinya masih dalam masa iddah talak raj’i. Penelitian ini bersifat lapangan (field serearch). Dalam pengumpulan data penulis menggunakan teknik observasi dan wawancara. Subjek penelitian ini adalam masyarakat terutama suami yang menikah ketika istrinya masih berada dalam masa iddah, sedangkan objeknya adalah pelaksanaan nikah suami ketika istrinya masih dalam masa iddah. Sedangkan sasaran dari penelitian ini adalah seluruh masyarakat Jorong Suayan Tinggi Nagari Suayan Kecamatan Akabiluru. Yang menjadi sampelnya adalah 5 (lima) orang yang melakukan pernikahan ketika istri masih berada dalam masa iddah. Setelah data terkumpul, maka yang penulis lakukan selanjutnya adalah menganalisa dengan metode induktif dan deduktif. Dalam hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pernikahan suami ketika istrinya masih berada dalam masa iddah adalah suatu hal yang dipandang tidak adil bagi mantan istri dikarenakan sebelum bercerai suami dan istri menjalani hidup bersama dan setelah bercerai harusnya sama-sama menerima akibat dari perceraian tersebut dari perceraian tersebut selama masa iddah istri masih berhak menerima nafkah dari mantan suami. Sedangkan faktor yang menjadi penyebab terjadinya pernikahan semasa istrinya masih dalam masa iddah adalah kurangnya pengetahuan mengenai nafkah iddah istri dan hanya untuk melampiaskan sakit hati terhadap mantan istri.