Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2019Versi 1

Analisis Penerapan Sistem Flat Di Lembaga Keuangan Syariah Sesuai Dengan Persfektif Ekonomi Islam (Studi Kasus : Bank Nagari Cabang Pembantu Syariah Pariaman)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Perbankan Syariah•8 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

Skripsi ini ditulis oleh Asri Ofriyandi, NIM: 3315.033 yang berjudul “Analisis Penerapan Sistem Flat Di Lembaga Keuangan Syariah Sesuai Dengan Persfektif Ekonomi Islam ( Studi Kasus : Bank Nagari Cabang Pembantu Syariah Pariaman).” Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penulisan ini dilatarbelakangi oleh ketidaksesuaian antara prinsip-prinsip ekonomi Islam dengan praktek yang terjadi di lapangan. Semua prinsip syariah itu hendaknya harus ditegakkan dengan baik dan tepat supaya terjadi kemaslahatan bersama. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui sejauh mana Bank Nagari Capem Syariah Pariaman dalam menjalankan prinsip-prinsip ekonomi Islam. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang mendeskripsikan atau menggambarkan fenomena-fenomena yang terjadi di sekitar objek penelitian dengan maksud untuk mencari tahu peristiwa yang terjadi sesungguhnya. Metode yang dilakukan adalah observasi lapangan dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada Bank Nagari Capem Syariah Pariaman, maka dapat dikemukakan kesimpulan mengenai sistem flat yang digunakan Bank Nagari Capem Syariah Pariaman dalam menetapkan keuntungannya. Sistem tersebut masih jauh dari prinsip keadilan, hal ini dikarenakan karena tidak ada adanya pembagian keuntungan dan kerugian secara proporsional pada Bank Nagari Capem Syariah Pariaman. Selain itu masih terdapat unsur riba dan maysir pada transaksi yang dilakukan, unsur riba pada sistem flat dapat dibuktikan dengan pengmbilan keuntugan di awal akad tanpa melihat uasaha yang dilakukan nasabah pada waktu-waktu selanjutnya, karena bank beranggapan bahwa setiap pembiayaan akan selalu untung. Sedangkan unsur maysir dapat dilihat usaha yang dijalankan nasabah, apabila usaha nasabah lancar maka keuntungan lah bagi nasabah, tapi jika usaha tersebut rugi atau bangkrut maka kerugian total bagi nasabah. Hal inilah yang dinamakan maysir yaitu untung-untungan. Melihat fenomena inilah sistem flat belum sepenuhnya menjalankan prinsip-prinsip ekonomi Islam secara kaffah.

Kata kunci

sistem flat, keadilan, riba, maysir, prinsip-prinsip ekonomi Islam

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Analisis Penerapan Sistem Flat Di Lembaga Keuangan Syariah Sesuai Dengan Persfektif Ekonomi Islam (Studi Kasus : Bank Nagari Cabang Pembantu Syariah Pariaman)2019 · oai:ais:skripsi:5812