Abstrak
Skripsi ini berjudul “ANALISIS PENGARUH RASIO RENTABILITAS DAN LIKUIDITAS TERHADAP CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) (PADA BANK SYARIAH MANDIRI).” yang disusun oleh Fazri Anas NIM. 3315221 Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam (FEBI), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan jumlah modal pada bank Syariah Mandiri dari tahun 2014 – 2018 terjadinya penurunan jumlah modal bank mempengaruhi nilai CAR yang juga menurun. Jika penurunan terjadi maka akan menyebabkan kinerja bank dan kesehatan bank menurun, yang mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap bank tersebut. Penilaian terhadap rasio permodalan yang lazim digunakan untuk mengukur kesehatan bank yaitu Capital Adequacy Ratio (CAR) yang didasarkan pada rasio modal terhadap Aktiva Tertimbang menurut Resiko (ATMR). Tujuan dari Penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana pengaruh rasio rentabilitas dan likuiditas terhadap capital adequacy ratio (CAR). Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang menekankan analisisnya pada data-data numeric (angka). Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari website resmi PT. Bank Syariah Mandiri tahun 2014 – 2018. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi berganda, koefisien korelasi, koefisien determinan, uji t dan uji f. Hasil dari penelitian ini bahwa dapat diketahui bahwasanya nilai signifikan 0,523 > 0,05 berarti Return On Asset (ROA) tidak berpengaruh signifikan terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR) yang berarti H0 diterima dan H1 ditolak, yang artinya bahwa semakin rendah nilai ROA juga akan menurunkan nilai CAR pada PT. Bank Syariah Mandiri. Dapat diketahui bahwasanya nilai signifikan 0,000 0,05 berarti Loan to Deposit Ratio (LDR) berpengaruh signifikan terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR) yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima, yang artinya bahwa semakin rendah nilai LDR maka akan meningkatkan nilai CAR pada PT. Bank Syariah Mandiri. Hasil dari uji F dapat dijelaskan nilai signifikan 0,000 0,05 berarti H1 diterima dimana Return On Asset (ROA) dan Loan to Deposit Ratio (LDR) secara bersama-sama (simultan) berpengaruh terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR).