Abstrak
ABSTRAK Riva Sri Oktavia NIM. 4415.013 dengan judul skripsi: “Perkembangan dan Perubahan Arsitektur Masjid Godang Koto Nan Ampek Payakumbuh 1987-2018 M”. Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Bukittinggi 2015. Masjid adalah sebuah bangunan yang digunakan untuk melaksanakan shalat bagi yang beragama Islam. Arsitektur sebuah masjid mempunyai beragam bentuk sesuai dengan adat istiadat dimana masjid didirikan. Masjid Godang Koto Nan Ampek Payakumbuh adalah masjid tertua di kota Payakumbuh. Masjid Godang Koto Nan Ampek Payakumbuh masih mempertahankan bentuk aslinya walaupun mengalami beberapa kali pemugaran dan mempunyai keunikan yaitu berbentuk konstruksi “Rumah Gadang”, tiang penyangga masjid didirikan miring dan dibangun tanpa menggunakan paku hanya menggunakan pasak. Selain itu juga Masjid Godang Koto Nan Ampek Payakumbuh juga dihiasi oleh lukisan yang berbentuk ukiran khas Minangkabau (tidak diukir). Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif naratif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah dengan menggunakan langkah-langkah (1) Pengumpulan Sumber, yang menjadi sumber primer adalah laporan hasil pengamatan sepintas yang dilakukan oleh Yuwono Sudipyo ketika melaksanakan tugas inventarisasi Peninggalan Tradisi Megalitik di Sumatera Barat sekitar tahun 1987 M dan foto fisik Masjid Godang Koto Nan Ampek Payakumbuh. Sedangkan sumber sekunder adalah wawancara, buku, dan jurnal yang membahas tentang Masjid Godang Koto Nan Ampek Payakumbuh, (2) Kritik Sumber yang terdiri dari kritik internal dan eksternal, (3) Sintesis (4) penulisan (historiografi). Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat dikemukakan bahwa, Masjid Godang Koto Nan Ampek Payakumbuh merupakan masjid tertua di Kota Payakumbuh yang dibangun pada tahun 1800-an M ketika Kolonial Belanda sudah menduduki Kota Payakumbuh. Masjid Godang Koto Nan Ampek Payakumbuh memiliki 49 tiang penyangga yang berasal dari satu batang pohon utuh yang tingginya hampir 10 meter dan memiliki atap berbentuk tumpang tingkat tiga. Pada tahun 1987 M Masjid Godang Koto Nan Ampek Payakumbuh mengalami perubahan pada bagian atap masjid. Kemudian tahun 2005 M Masjid Godang Koto Nan Ampek Payakumbuh mulai mengalami perkembangan dan perubahan dengan dibangunnya tempat untuk bedug dan bagian loteng, dinding, lantai dan tangga masjid mengalami perubahan. Tahun 2007 M Masjid Godang Koto Nan Ampek Payakumbuh sudah terdaftar menjadi salah satu Benda Cagar Budaya Tak Bergerak di Kota Payakumbuh. Kata Kunci: Masjid Godang Koto Nan Ampek Payakumbuh,Perkembangan, Perubahan dan Arsitektur