Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh ZUHRIKA, NIM,2615.001 ProdiBimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dengan judul Upaya pengasuh dalam Mengembangkan Kreativitas anak asuh panti asuhan YPI Darussalam Pangean Kabupaten Kuantan Sengingi Provinsi Riau. Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena bahwadi Panti asuhan YPI Darussalam Pangean yang lebih menonjol adalah pengembangan keagamaan seperti tilawatil Qur’an, Ceramah agama dan tahfidz,sedangkan pengembangakan kreativitas yang lain di panti asuhan sedikit.Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah Upaya pengasuh dalam Mengembangkan kreativitas anak asuh panti asuhan YPI Darussalam Pangean. Penelitian ini adalah deskiptif kualitatif, yaitu menggambarkan kejadian yang terjadi dilapangan seperti menggambarkan, menuturkan, menafsirkan, suatu fenomena yang berkembang pada masa sekarang. Sedangkan instrumenpenelitian yang dipakai dalam mengumpulkan data pada penelitian ini adalah melalui obsevasi dan wawancara. Untuk pengumpulan data, peneliti melakukan wawancara kepada pengasuh panti asuhan dan anak asuh sebagai sabjek pelitian. Adapun yang menjadi informan pendukung penulisan skripsi ini seperti anak asuh dan pengasuh panti untuk memperoleh informasi awal, kemudian peneliti tindak lanjuti lagi melalui penelitian dan observasi lapangan, terkait Upaya pengasuh dalam mengembangkan kreativitas anak asuh panti asuhan YPI Darussalam Pangean. Untuk validitas informasi penulis melakukan wawancara dengan 1 orang pengasuh dan Tiga orang anak asuh. Hasil penelitian menunjukkan adanyakesenjanganpengasuh dalam mengembangkan kreativitas anak asuh seperti lebih mengutamakan kreativitas pengembangan keagamaan sedangkan untuk kreativitas musik tidak ada sama sekali. Pihak Panti Asuhan kurang mampu dalam mengatur waktu untuk kreativitas keagamaan dan kreativitas musik. Faktor penyebabnya yaitu waktu anak asuh lebih banyak disekolah dibandingkan di Panti Asuhan, fasilitas tidak memadai dalam menerapkan pengembangan kreativitas anak asuh di panti asuhan, selanjutnya adanya faktor dari lingkungan dan keluarga yang kurang mendukung berjalannya pengembangan kreativitas anak panti asuhan. Kesimpulan bahwa pengembangan kreativitas di panti asuhan hanya mengutamakan kreativitas keagamaan sedangkan pengembangan kreativitas musik tidak diterapkan sama sekali seperti nasyid dan rebana di dalam Panti Asuhan YPI Darussalam Pangean. ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh ZUHRIKA, NIM,2615.001 ProdiBimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dengan judul Upaya pengasuh dalam Mengembangkan Kreativitas anak asuh panti asuhan YPI Darussalam Pangean Kabupaten Kuantan Sengingi Provinsi Riau. Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena bahwadi Panti asuhan YPI Darussalam Pangean yang lebih menonjol adalah pengembangan keagamaan seperti tilawatil Qur’an, Ceramah agama dan tahfidz,sedangkan pengembangakan kreativitas yang lain di panti asuhan sedikit.Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah Upaya pengasuh dalam Mengembangkan kreativitas anak asuh panti asuhan YPI Darussalam Pangean. Penelitian ini adalah deskiptif kualitatif, yaitu menggambarkan kejadian yang terjadi dilapangan seperti menggambarkan, menuturkan, menafsirkan, suatu fenomena yang berkembang pada masa sekarang. Sedangkan instrumenpenelitian yang dipakai dalam mengumpulkan data pada penelitian ini adalah melalui obsevasi dan wawancara. Untuk pengumpulan data, peneliti melakukan wawancara kepada pengasuh panti asuhan dan anak asuh sebagai sabjek pelitian. Adapun yang menjadi informan pendukung penulisan skripsi ini seperti anak asuh dan pengasuh panti untuk memperoleh informasi awal, kemudian peneliti tindak lanjuti lagi melalui penelitian dan observasi lapangan, terkait Upaya pengasuh dalam mengembangkan kreativitas anak asuh panti asuhan YPI Darussalam Pangean. Untuk validitas informasi penulis melakukan wawancara dengan 1 orang pengasuh dan Tiga orang anak asuh. Hasil penelitian menunjukkan adanyakesenjanganpengasuh dalam mengembangkan kreativitas anak asuh seperti lebih mengutamakan kreativitas pengembangan keagamaan sedangkan untuk kreativitas musik tidak ada sama sekali. Pihak Panti Asuhan kurang mampu dalam mengatur waktu untuk kreativitas keagamaan dan kreativitas musik. Faktor penyebabnya yaitu waktu anak asuh lebih banyak disekolah dibandingkan di Panti Asuhan, fasilitas tidak memadai dalam menerapkan pengembangan kreativitas anak asuh di panti asuhan, selanjutnya adanya faktor dari lingkungan dan keluarga yang kurang mendukung berjalannya pengembangan kreativitas anak panti asuhan. Kesimpulan bahwa pengembangan kreativitas di panti asuhan hanya mengutamakan kreativitas keagamaan sedangkan pengembangan kreativitas musik tidak diterapkan sama sekali seperti nasyid dan rebana di dalam Panti Asuhan YPI Darussalam Pangean. Kata kunci X= Upaya Pengasuh,Y = Mengembangkan Kreativitas Anak Asuh