Abstrak
ABSTRAK Dila Febri, 2615.027. Pendidikan Bimbingan Dan Konseling. Hubungan Kematangan Psikologis Dengan Tingkat Perceraian Di Nagari Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok. Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena bahwa banyak terdapat perceraian di Nagari Sungai Nanam dibandingkan Nagari lain yang ada di kecamatan Lembah Gumanti. Faktor lain juga didukung oleh banyaknya masyarakat yang menikah di usia remaja yaitu dibawah 21 tahun. Dari segi kematangan psikologisnya, usia dibawah 21 tahun belum dikatakan matang. Padahal untuk melakukan pernikahan, kematangan psikologis harus diperhatikan untuk menjaga kelangsungan perkawinan. Dengan kematangan psikologis yang dimiliki, mampu mencegah ataupun menghadapi masalah-masalah yang akan timbul dalam pernikahan. Sedangkan pada masa remaja adalah usia untuk mencari jati diri dan kurang mampu mengambil keputusan dalam hidupnya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan kematangan psikologis dengan tingkat perceraian di Nagari Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian korelasional yaitu penelitian yang dilakukan untuk mencari hubungan satu atau lebih variabel independen dengan satu atau lebih variabel dependen. Pada penelitian ini untuk data kematangan psikologis dan perceraian peneliti dapatkan dari penyebaran instrumen yang mana instrumen disini peneliti bagikan kepada masyarakat yang sudah bercerai pada tahun 2018 dan menikah dibawah umur 21 tahun baik untuk laki-laki ataupun perempuan, berdasarkan data yang penulis dapatkan di pengadilan Agama dengan jumlah 15 pasang yaitu 30 orang. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah total sampling serta teknik analisis data menggunakan Statistic Product and Service Solution (SPSS) versi 22.0 for windows Berdasarkan hasil penelitian mengenai hubungan kematangan psikologis dengan tingkat perceraian di Nagari Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok, di peroleh rxy sebesar 0,402, sementara dari rtabel degree of freedom (df) 28 diperoleh angka 0,374, pada taraf signifikan 0,05. Maka dapat diketahui bahwa rhitung > dari pada rtabel, sehingga dapat di interpretasikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kematangan psikologis dengan tingkat perceraian di Nagari Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok, yang berarti H1 diterima dan H0 ditolak. Angka indeks korelasi tersebut terletak antara interpretasi 0,40-0,599 sehingga dapat diperoleh bahwa kematangan psikologis dengan tingkat perceraian di Nagari Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok korelasi “cukup”. Angka tersebut menunjukkan bahwa 16,16% tingkat perceraian ditentukan oleh kematangan psikologis, selebihnya ditentukan oleh faktor lain. Kata Kunci : Kematangan Psikologis, Tingkat Perceraian