Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh : NADYA, NIM.2115078. Dengan judul “PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BAGI ANAK AUTIS KELAS IV SD DI SLB AUTIS BIMA SOLOK KECAMATAN TANJUNG HARAPAN KOTA SOLOK”. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Pendidikan agama penting diberikan kepada anak autis, karena anak autis bukanlah anak yang dikategorikan hilang ingatan atau gila seperti yang banyak dituduhkan orang kepada mereka, tetapi mereka hanya mengalami gangguan dalam bidang komunikasi, sosialiasi dan imajinasi, namun kebanyakan orang-orang sering memandang sebelah mata anak-anak yang berkebutuhan khusus terutama anak autis, tidak semua anak yang berkebutuhan khusus itu tidak mampu dalam menerima pembelajaran seperti sekolah autis yang peneliti temukan yaitu SLB Autis Bima Solok, sekolah ini sangat menarik peneliti karena banyak pembelajaran positif terutama dalam bidang pendidikan agama Islam. walaupun sekolah ini swasta milik yayasan namun anak autis disini mampu mengukir prestasi sampai ketingkat provinsi seperti lomba menyanyi Islami, serta mewarnai lukisan kaligrafi dan lomba puisi lainnya, tak hanya itu dalam bidang akademik khususnya pada pembelajaran pendidikan Agama Islam anak autis ini pun mampu mendapatkan nilai yang sangat bagus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendekatan, metode dan evaluasi apa yang digunakan guru tersebut dalam proses pembelajaran PAI karena jika diteliti secara mendalam semua guru disana bukanlah tergolong guru tamatan PLB atau Sarjana Pendidikan agama Islam, tapi mampu dan berhasil menciptakan anak-anak yang berprestasi baik dari segi akademik maupun non akademik, untuk mencapai tujuan diatas maka peneliti menggunakan jenis penelitian lapangan (field Research) dengan metode Deskriptif kualitatif, Pengumpulan data peneliti lakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi setelah itu data yang berhasil dikumpulkan di Analisis dengan cara memberikan makna terhadap data tersebut dan dari makna itulah dapat ditarik sebuah kesimpulan. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa, ternyata guru disana menggunakan 2 pendekatan yaitu Pendekatan Ekspositori (Teacher Centered Approach) dan Pendekatan Tingkah laku (Behavioral Approach) dan metode yang digunakan guru saat proses pembelajaran yaitu PAI ada 3 yaitu : berupa metode ceramah, metode pembiasaan/keteladanan dan metode demonstrasi/eksperimen hal ini tentunya disesuaikan dengan materi yang akan disampaikan guru. Evaluasi yang digunakan guru dalam pembelajaran pendidikan agama Islam bagi anak autis ini lebih mengutamakan penilaian sikap dan karakter masing-masing peserta didik, serta berupa praktek lansung tentang materi yang diberikan oleh guru.