Abstrak
Skripsi ini disusun oleh Nori Sutria Saputri NIM 3215.217, Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Dengan judul skripsi “ANALISIS COMPARATIVE KESEHATAN BANK SYARIAH DAN BANK KONVENSIONAL DI INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE CAMEL (STUDI KASUS PADA PT. BANK SYARIAH MANDIRI DAN BANK RAKYAT INDONESIA). Penelitian ini di latar belakangi oleh perolehan laba bersih yang diperoleh Bank Syariah Mandiri (BSM) yang lebih kecil jika dibandingkan dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan terdapat fluktuasi pada ke dua laporan keuangan bank tersebut. Melihat hal ini penulis ingin melakukan penelitian tentang penilaian tingkat kesehatan bank untuk menentukan kebijakan-kebijakan dan mempertahankan kelangsungan operasional bank dalam menghadapi persaingan dengan bank lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tingkat kesehatan bank dengan menggunakan metode CAMEL yaitu membandingkan rasio Capital Adequecy Ratio (CAR), Net Performing Financing (NPF) / Net Performing Loan (NPL), Net Operating Margin (NOM) / Net Interest Margin (NIM), Return On Asset (ROA) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) / Loan to Deposit Ratio (LDR). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CAR yang diperoleh Bank Syariah Mandiri 6,16% berada di bawah rasio CAR Bank Rakyat Indonesia (BRI). Sedangkan pada rasio NPF dan NPL Bank Rakyat Indonesia lebih baik 1,41% dalam mengelola kualiatas assetnya untuk memeproleh laba bersih. Rasio NOM Bank Syariah Mandiri memiliki perbedaan yang signifikan dengan perolehan rasio NIM Bank Rakyat Indonesia yaitu sebesar 7,56%. Dan perolehan rasio ROA Bank Rakyat Indonesia lebih baik 3,65% dari pada Bank Syariah Mandiri. Sedangkan pada rasio FDR Bank Syariah Mandiri lebih baik 3,93% dibandingkan dengan perolehan LDR Bank Rakyat Indonesia.