Abstrak
ABSTRAK Pembiayaan murabahah yang tinggi dapat mempengaruhi jumlah kemampuan bank menghasilkan laba semakin tinggi, pembiayaan murabahah diiringi dengan tingginya tingkat resiko pembiayaan tersebut dimana bank mempunyai kewajiban untuk membayar hutang jangka pendeknya. Karena dana masyarakat untuk penyaluran pembiayaan murabahah, sehingga bank harus menyiapkan dananya apabila masyarakat ingin mengambil dananya kembali di ukur dengan rasio FDR, pembiayaan murabahah dan rasio FDR dapat mempengaruhi tingkat ROA. Hal tersebut yang melatarbelakangi penelitian ini. Penelitian dengan judul “Pengaruh Pembiayaan Murabahah Yang Disalurkan (PYD) dan Financing To Deposit Ratio (FDR) Terhadap Return On Asset (ROA) Pada PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Al-Makmur Limbanang Tahun 2011-2018”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pembiayaan murabahah yang disalurkan dan FDR terhadap ROA. Data dikumpulkan melalui metode dokumentasi data sekunder. Kemudian dilakukan metode yang meliputi, uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikoniaritas, uji autokorelasi, uji heterokedastitas, analisis deskriptif, analisis regresi linear berganda, uji F-Test, uji T-Test, uji koefisien determinasi (R2) dan uji koefisien korelasi. Untuk menganalisis maka digunakan metode kuantitatif bantuan program SPSS. Landasan teori yang digunakan adalah teori pembiayaan murabahah, teori FDR dan ROA. Hasil penelitian ini berdasarkan uji F yaitu F hitung sebesar 14.943 sedangkan nilai F tabel sebesar 4.18, diketahui bahwa F hitung > F tabel sehingga terdapat pengaruh yang signifikan antara pembiayaan murabahah yang disalurkan dan FDR secara simultan terhadap ROA. Berdasarkan uji T pembiayaan murabahah sebesar -5.332 2.048 dengan nilai signifikan 0,000 (sig0.05) yang berarti lebih kecil dari nilai α = 0.05, sehingga pembiayaan murabahah yang disalurkan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat ROA. Pada variabel FDR Ttabel sebesar 0.047 2.048 dengan nilai signifikan 0,963 (sig>0.05) maka tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel FDR terhadap variabel return on asset (ROA). Oleh karena Thitung Ttabel, berarti H0 diterima dan H1 ditolak. Berdasarkan uji R2 menunjukkan bahwa kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variabel dependen adalah sebesar 48.2% sisanya sebesar 51.8% dijelaskan oleh variabel yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Analisis temuan memperlihatkan bahwa pembiayaan murabahah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, karena setiap penyaluran pembiayaan murabahah belum tentu akan mendapatkan keuntungan berupa margin yang telah ditentukan dalam akad antara BPRS Al-Makmur dengan nasabah pembiayaan tersebut. Sedangkan FDR tidak berpengaruh secara positif terhadap ROA, karena FDR pada BPRS Al-Makmur berada dibawah atau diatas standar yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia.