Abstrak
ABSTRAK Basrijal, NIM. 20116010.”Pengembangan Modul Pembinaan Akhlak Pada Siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu cahaya Hati Bukittinggi” Latar belakang penelitian ini adalah berdasarkan analisis tentang penggunaan bahan Ajar (modul) Pendidikan agama Islam di SDIT Cahaya hati Bukittinggi hanya menggunakan satu buku pegangan terbitan JSIT (jaringan Sekolah Islam Terpadu). Sementara, berdasarkan analisis penulis, buku tersebut belum memenuhi seluruh aspek yang tercantum dalam tujuan pembelajaran. Bahan ajar yang ada lebih mengedepankan aspek afektif dan psikomotor sehingga aspek kognitif terkesan menjadi terabaikan. Maka dari itu, penting kiranya meneliti, merevisi dan mengembangkan kembali buku pegangan terbitan JSIT (jaringan Sekolah Islam Terpadu) yang mengedepankan konsep konstruktivisme sehingga aspek pada ranah kognitif mampu mengimbangi ranah afektif dan psikomotorik. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar (modul) Pendidikan Agama Islam sehingga nantinya dapat dijadikan sebagai pendamping buku yang diterbitkan oleh JSIT (jaringan Sekolah Islam Terpadu) Dengan demikian, maka aspek yang tertuang dalam tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien. Jenis Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan metode Research and Development (R&D) yang mengacu pada penelitian model pengembangan 4-D (four model). model ini terdiri dari empat tahap, yaitu (1) pendefinisian (define) (2) perancangan (desain) (3)pengembangan (develop) (4)Penyebaran (dessiminate). Dalam penelitian ini, rancangan pengembangan bahan ajar (modul) divalidasi oleh pakar pembelajaran, materi dan bahasa. Setelah proses validasi, dilakukan uji coba pada materi shalat sunah dan akhlak terpuji. Hasil uji coba kemudian di analisis dan di evaluasi untuk melihat keefisienan produk. Analisis praktikalitas dilakukan dengan penyebaran angket kepada guru dan siswa. Untuk melihat efektivitas modul, dilakukan eksperimen sederhana. Setelah itu dilihat hasil belajar siswa. Proses pengumpulan data menggunakan pendekatan mixed methods yaitu percampuran antara kualitatif dan kuantitatif. Dan data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Setelah dilakukan penelitin diperoleh hasil dari pengembangan bahan ajar Pendidikan Agama Islam kelas V semester II materi shalat sunah dan akhlak terpuji dalam bentuk modul pembelajaran yang terintegrasi. Di mana bahan ajar Pendidikan Agama Islam yang berbentuk modul ini berada pada kategori sangat valid baik ditinjau dari segi materi, pembelajaran dan bahasa. Nilai validasi rata – rata keseluruhan aspek tersebut adalah 90,1%, sehingga modul sudah dapat diujicobakan setelah diadakan sedikit revisi. Praktikalitas bahan ajar (modul) berada pada kategori sangat praktis ditinjau dari segi kemudahan pemakaian dan kemanfaatan bagi siswa dengan presentase rata-rata 92,5% menurut Guru dan 90,08% menurut siswa. Ini berarti dalam mempelajari dan memahami modul pembelajaran Pendidikan Agama Islam dapat mempermudah siswa dalam mempelajari dan memahami materi shalat sunah dan akhlak terpuji. Sudah berada pada kategori efektif ditinjau dari hasil belajar siswa yang dibandingkan antara siswa yang berada di kelas eksperimen dengan kelas kontrol, dibuktikan dengan hasil belajar siswa yang menggunakan bahan ajar modul jauh lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang menggunakan buku terbitan JSIT (jaringan sekolah Islam tepadu). Dengan demikian, bahan ajar Pendidikan Agama Islam kelas V semester II materi shalat sunah dan akhlak terpuji yang dikembangkan telah valid, praktis dan efektif digunakan sebagai sarana penunjang pembelajaran.