Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2019Versi 1

Respon Ulama terhadap Aplikasi Virtual Khalwat pada Remaja Kota Payakumbuh

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Islam•12 dilihat · 6 unduhan

Abstrak

RESPON ULAMA TERHADAP APLIKASI VIRTUAL KHALWAT PADA REMAJA KOTAPAYAKUMBUH Abdul Rahman Email: abi04051989@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi dari pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang senantiasa membawa dampak baik secara langsung maupun tidak langsung, baik dalam artian positif maupun negatif. Salah satu hasil kemajuan teknologi informasi yang sangat berpengaruh tersebut adalah adanya internet. Pemanfaatan internet memang potensial untuk membangun generasi bangsa, membuka cakrawala informasi pengetahuan dan fakta-fakta dari seluruh penjuru dunia. Namun dilain sisi, banyak hal-hal negatif yang juga bisa merusak setiap generasi yang keliru menggunakan media internet seperti penyalahgunaan live chatting dan video call sebagai media khalwat (berdua-duaan) dengan lawan jenis atau yang bisa disebut dengan virtual khalwat. Sejatinya, hal ini perlu mendapa trespon yang serius dari beberapa pihak termasuk ulama, karena salah satu peran ulama adalah mengajak umat berbuat kebaikan dan menjauhi kemungkaran (amar ma’ruf nahi munkar) terlebih di era teknologi informasi saat ini. Indikasi maraknya virtual khalwat juga terjadi dan cukup banyak ditemukan di Kota Payakumbuh, mengingat Kota Payakumbuh merupakan salah satu kota yang memiliki populasi usia remaja yang tinggi. Disamping itu letak geografis Kota Payakumbuh yang berada di jalur lintas antar provinsi, membuat masyarakatnya terutama remaja sangat mudah menerima pengaruh dari luar. Penelitian ini dilakukan untuk melihat sejauhmana faham ulama terhadap perkembangan teknologi informasi terutama pada hal-hal yang berpengaruh terhadap sikap tindak dan sikap mental anggota masyarakat serta bagaimana respon ulama terhadap aplikasi yang dapat menjadi media virtual khalwat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan informan yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat pengetahuan ulama terhadap aplikasi virtual khalwat yang relative masih rendah, namun ulama melalui MUI merespon dengan memberikan ceramah agama tentang bahaya yang masif terjadi dan membahayakan generasi muda. Dukungan dan rintangan juga mewarnai upaya ulama dalam merespon persoalan aplikasi-aplikasi yang membahayakan moral generasi muda di Payakumbuh khususnya, seperti misi yang sama yang di cita dan dipertontonkan oleh pemilik otoritas di kota Payakumbuh, dalam hal ini Kementerian Agama kota Payakumbuh dan pemerintah kota Payakumbuh, hingga halangan dengan terbenturnya dengan wilayah privasi seseorang yang ingin menggunakan aplikasi ini secara sembunyisembunyi. Keywords: Virtual Khalwat, Ulama, Respon,Hukum Islam

Kata kunci

Virtual Khalwat, Ulama, Respon,Hukum Islam

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Respon Ulama terhadap Aplikasi Virtual Khalwat pada Remaja Kota Payakumbuh2019 · oai:ais:skripsi:4302