Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2018Versi 1

PELAKSANAAN PROGRAM TAHFIZH AL-QURAN DI PONDOK PESANTREN MADINATUL MUNAWWARAH BUKITTINGGI

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Agama Islam•5 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi yang berjudul ”Pelaksanaan Program Tahfizh Al-Quran di Pondok Pesantren Madinatul Munawwarah Bukittinggi”. Yang disusun oleh Rahmi Novitri, Nim 2114.185. Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Bukittinggi, tahun 2018. Latar belakang penulisan skripsi ini karena adanya pelaksanaan Program Tahfizh Al-Quran di Pondok Pesantren Madinatul Munawwarah Bukittinggi. Berdasarkan observasi yang penulis lakukan selama pelaksanaan program tahfizh ini belum berjalan sebagaimana yang di harapkan. Hal ini dibuktikan dengan kurangnya motivasi santri mengikuti program tahfizh Al-Quran. Penulis melihat santri tidak bersungguh-sungguh. Ada mereka yang keluar masuk saat kegiatan dilaksanakan, bermalas malasah dan ribut sehingga mereka tidak mencapai target hafalan. Oleh karena itu muncul keinginan penulis untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan Program Tahfizh Al-Quran di Pondok Pesantren Madinatul Munawwarah Bukittinggi Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah adalah penelitian dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang bersifat kualitatif. Deskriptif kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dari perilaku yang diamati. Sementara teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Informen kunci dalam penelitian ini adalah pembina Program Tahfizh Al-Quran dan santri sebagai informen pendukung. Berdasarkan penelitian yang telah kami lakukan, diketahui bahwa: 1) tujuan program tahfizh Al-Quran adalah untuk melahirkan para hafizh dan hafizah di Pondok Pesantren Madinatul Munawwarah Bukittinggi. 2)waktu pelaksanaan disediakan selama diluar pembelajaran, yakni setiap pagi jam 07.00-07.30 ,setiap hari selasa, rabu dan kamis. Kemudian setelah sholat jum’at sampai menjelang asar dan tiap dua hari sekali pada malam hari mulai jam 19.00-20.30. 3)materi program tahfizh yaitu satu juz dalam santu tahun, atau 3 ayat tiap harinya 4) dalam menghafal Al-Quran tidak ditentukan metode khusus dalam menghafal, namun diserahkan kepada santri sesuai kemampuan mereka masing-masing, 5) sarana dan prasarana disediakan oleh pihak pondok berupa mushola dan Al-Quran. 6) dan untuk evaluasi dilakukan ustad pembina ketika setoran hafalan dilaksanakan dan setiap akhir semester dengan cara menyetorkan hafalan secara keseluruhan kepada ustad atau ustazah pembina tahfizh. Hal ini dapat dijadikan bukti bahwa Program Tahfizh Al-Quran di Pondok Pesantren Madinatul Munawwarah Bukittinggi sudah berjalan sesuai ketentuan. Meskipun pelaksanaan program tahfizh sudah berjalan namun masih terdapat kendala sehingga pelaksanaan masih belum dapat mencapai tujuan secara utuh. Adapun kendalanya yaitu kurangnya menajemen waktu selama kegiatan, kemudian kurangnya penggunaan metode selama pelaksanaan program tahfizh Selain itu juga terdapat kekurangan dalam evaluasi kegiatan karena evaluasi dilakukan hanya sekali setahun hal ini menyebabkan ayat-ayat yang pernah dihafalkan santri hilang begitu saja.

Kata kunci

Kata kunci: Pelaksanaan Program Tahfizh Al-Quran

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PELAKSANAAN PROGRAM TAHFIZH AL-QURAN DI PONDOK PESANTREN MADINATUL MUNAWWARAH BUKITTINGGI2018 · oai:ais:skripsi:3587