Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2018Versi 1

Peran Walinagari Terhadap Kemajuan BMT Agam Madani Di Kecamatan Ampek Angkek (Studi Kasus BMT Agam Madani Batu Taba, Pasia dan Panampuang)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)•5 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi ini berjudul : “Peran Walinagari Terhadap Kemajuan BMT Agam Madani Di Kecamatan Ampek Angkek (Studi Kasus BMT Agam Madani Batu Taba, Pasia dan Panampuang)”, skripsi ini ditulis oleh Rusdi Azis, NIM. 1214.032, Program Studi Hukum Ekonomi Syari’ah Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi 1439 H/2018 M. Adapun maksud judul ini adalah bagaimana peran Walinagari terhadap kemajuan BMT Agam Madani di Kecamatan Ampek Angkek. Adapun motivasi penulis dalam membahas judul ini dilatarbelakangi oleh adanya beberapa BMT Agam Madani di Kecamatan Ampek Angkek tidak terlihat lagi kinerjanya. Padahal BMT Agam masih aktif di tengah-tengah masyarkat. Penulis mengambil 3 sampel dari 7 BMT Agam Madani yang berada di Kecamatan Ampek Angkek. Alasan penulis mengambil 3 BMT Agam Madani karena untuk melihat perkembangan BMT dalam jangka waktu 5 tahun berakhir. Berdasarkan Peraturan Bupati Agam No 58 Tahun 2009 Walinagari selaku penanggung jawab KJKS BMT Agam Madani bertanggung jawab terhadap BMT Agam Madani yang berada di nagarinya. Penelitian ini melihat apa peran yang dilakukan walinagari terhadap kemajuan BMT Agam Madani di Kecamatan Ampek Angkek. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), yang bersifat kualitatif. Dalam mengumpulkan data di lapangan, metode yang penulis gunakan adalah melalui wawancara dengan beberapa narasumber Informan dalam penelitian ini adalah 3 orang Walinagari dan 3 orang Manager dari BMT Agam Madani yang ada di Kecamatan Ampek Angkek. Disamping itu juga didukung oleh data-data bersifat sekunder yakni data laporan akhir tahun dari masing-masing BMT Agam Madani. Setelah data dan informasi terkumpul melalui wawancara, maka selanjutnya data tersebut dianalisa mengunakan analisa kualitatif. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa peran walinagari terhadap kemajuan BMT Agam Madani ada yang maksimal dan belum maksimal yang ditentukan melalui laporan akhir tahun dan keterangan dari pihak BMT Agam Madani. Faktor sudah maksimal peran Walinagari di BMT Agam Madani Panampung yaitu (1) sosialisasi (2) pembinaan dan pemberdayaan (3) melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan BMT Agam Madani. Sedangkan faktor belum maksimal peran Walinagari di BMT Agam Madani Batu Taba dan Pasia yaitu (1) kurangnya sosialisasi yang dilakukan Walinagari (2) adanya penyalahgunaan dana yang dilakukan oleh nasabah (3) kurangnya komunikasi dengan tokoh masyarakat.

Kata kunci

walinagari

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Peran Walinagari Terhadap Kemajuan BMT Agam Madani Di Kecamatan Ampek Angkek (Studi Kasus BMT Agam Madani Batu Taba, Pasia dan Panampuang)2018 · oai:ais:skripsi:3577