Abstrak
ABSTRAK Skripsi atas nama MERI GUSPIKA YANTI, NIM 2613. 098, dengan judul “Bimbingan Orangtua dalam Mengatasi Kecanduan Game Pada Anak Usia Dini di Jorong VI Parit Panjang Lubuk Basung”. Jurusan Bimbingan dan Konseling , Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ini beranjak dari fenomenal yang terjadi di Jorong VI Parit Panjang, bahwa orangtua yang mempunyai anak usia dini kurang membimbing dan mengontrol anak dalam bermain, terutama dalam bermain game, baik itu game offline maupun online, seperti game balapan, game FPS ( game yang didalamnya memakai senjata) dan geme lainya, sehingga anak kecanduan dengan game tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana bimbingan orangtua dalam mengatasi kecanduan game pada anak usia dini. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat kualitatif yaitu suatu penelitian yang menghasilkan prosedur analisa yang tidak menggunakan analisis statistik atau cara kuantifikasi lainnya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yang peneliti gunakan yaitu observasi dan wawancara. Informan dalam penelitian ini adalah orangtua anak usia dini yang memberikan bimbingan terhadap anak yang kecanduan game di Jorong VI Parit Panjang Lubuk Basung. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisa data kualitatif , yaitu dilakukan terhadap data yang diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan menggunakan tektik analisa deskriptif kualitatif , teknik analisa data yang digunakan adalah, Data reduction (reduksi data), Data display (panyajian data), Conclusion drawing/verication (penarikan kesimpulan dan verifikasi) Berdasarkan hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian kecil dari orangtua yang mempunyai anak usia dini di Jorong Parit panjang selalu memberikan bimbingan kepada anak yang kecanduan game, dengan cara memperhatikan, mengontrol, membatasi waktu bermain anak, dan bahkan memberi anak kesibukan lain agar anak tidak selalu bermain game, dan sebagian kecil orangtua yang lainnya tidak selalu memberikan bimbingan kepada anak karena terlalu sibuk bekerja, dan mereka hanya memperhatikan anak dan membimbing agar tidak selalu bermain game dikala mereka tidak sibuk. Disamping itu sebagian orangtua juga jarang memperhatikan dampak apa yang akan terjadi kepada anak jika dia selalu bermain game, padahal sebnarnya jika anak terlalu sering bermain game, akan berdampak buruk terhadap anak, dengan begitu orangtua harus memberikan bimbingan atau arahan untuk mengatasi kecanduan game kepada anak yang masih usia dini.