Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2018Versi 1

Perkembangan Sosial Remaja Awal Yang Orangtua Bercerai di Jorong Sei Belut Kecamatan Mapat Tunggul Kabupaten Pasaman

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Bimbingan dan Konseling•4 dilihat · 1 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Yusrizal. 2612.117. Perkembangan Sosial Remaja Awal Yang Orangtua Bercerai di Jorong Sei Belut Kecamatan Mapat Tunggul Kabupaten Pasaman. Jurusan Bimbingan Konseling. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Bukittinggi Penelitian ini berdasarkan dari fenomena yang terlihat dimana secara fisik dan mental remaja memerlukan orangtua dalam memenuhi kebutuhannya meskipun secara psikologis juga menginginkan teman sebayanya, kurangnya komunikasi antara remaja dengan Bapak/Ibunya setelah orangtua bercerai, dari sikap yang ditunjukkan remaja dalam bersosialisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan sosial remaja awal dari kalangan orangtua bercerai di Jorong Sei Belut kecamatan Mapat Tunggul kabupaten Pasaman. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggambarkan kejadian yang ada di lapangan secara sistematis. Informan dalam penelitian ini adalah remaja awal yang ada di jorong Sei Belut kecamatan Mapat Tunggul kabupaten Pasaman. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan wawancara. Data-data yang diperoleh diolah dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif analitik dan triangulasi data dengan membandingkan data yang diperoleh dari observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian disimpulkan perkembangan sosial remaja awal yang orangtua bercerai di jorong Sei Belut kecamatan Mapat Tunggul kabupaten Pasaman memiliki solidaritas yang tinggi terhadap teman sebayanya. Hal ini ditandai dengan adanya kepedulian terhadap kelompoknya, adanya kekompakan, kepatuhannya terhadap kelompok teman sebayanya membuat remaja mengabaikan nasehat keluarganya. Remaja cenderung untuk mengikuti kebiasaan yang ada di dalam kelompoknya tanpa mempertimbangkan dampaknya. Remaja kurang mampu menyesuaikan diri dengan nilai-nilai sosial yang ada di masyarakat, remaja sering terlambat pulang ke rumah, ugal-ugalan di jalan. Remaja juga terlihat kurang memperhatikan sekolahnya dimana remaja sering bolos ke sekolah. Disisi lain ada remaja yang menarik diri dari lingkungan sosialnya, merasa malu dengan kondisi keluarganya, serta kurang mampu untuk mengembangkan bakatnya karena kurangnya kepercayaan diri. Berdasarkan hasil penelitian di atas maka diharapkan kepada remaja agar selalu menjaga pergaulannya karena pergaulan sangat mempengaruhi dalam perkembangan individu baik itu pergaulan yang positif maupun yang negatif. Selain itu kepada remaja penulis juga menyarankan agar terbuka kepada orangtua apapun kondisinya.

Kata kunci

Sosial Remaja

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Perkembangan Sosial Remaja Awal Yang Orangtua Bercerai di Jorong Sei Belut Kecamatan Mapat Tunggul Kabupaten Pasaman2018 · oai:ais:skripsi:2732

Publikasi terkait