Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2017Versi 1

METODE GURU DALAM MEMBENTUK AKHLAK SISWA DI MAN PULAI LUBUK BASUNG

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Agama Islam•7 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh Syamsuarni, NIM: 2113.065, dengan judul: “METODE GURU DALAM MEMBENTUK AKHLAK SISWA DI MAN PULAI LUBUK BASUNG”, Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi tahun 2017. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan akhlak, sebab akhlak itu merupakan tujuan dari pendidikan, oleh karena itu guru membutuhkan berbagai jenis metode dalam membentuk akhlak, di antaranya metode pembiasaan, metode nasehat, metode reward, metode hukuman, dan metode keteladanan. Berdasarkan fenomena yang penulis temukan bahwa adanya siswa yang akhlaknya masih kurang baik, baik itu dari segi ucapan yang masih ada berbicara kepada teman maupun kepada guru dengan ucapan yang kurang pantas. Dari segi perbuatan terlihat bahwa masih ada siswa yang kurang menghargai guru maupun temannya, hal itu terlihat di saat guru memberikan nasehat kepada siswa setelah shalat Zuhur. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan (Field research), dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang menggambarkan kejadian di lapangan. Yang menjadi informan kunci pada penelitian ini yaitu guru Akidah Akhlak MAN Pulai Lubuk Basung dan yang menjadi informan pendukung adalah kepala sekolah, guru PAI, dan siswa/i MAN Pulai Lubuk Basung. Teknik pengumpulan data yang digunakann adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu data reduksi data, display data, verifikasi data, dengan teknik pengujian keabsahan data yaitu trianggulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan metode guru dalam membentuk akhlak siswa di MAN Pulai Lubuk Basung, yaitu metode pembiasaan dengan membiasakan siswa setiap hari untuk bertutur kata yang sopan, tegur sapa, bersalaman, menghormati orang yang lebih tua, menghargai guru, one day one ayat kepada siswa, sehingga siswa akan terbiasa untuk melakukannya setiap hari, meskipun masih ada juga beberapa siswa yang belum terbiasa melakukannya. Metode nasehat diterapkan kepada siswa seperti mengenakan jilbab, melaksanakan shalat berjama’ah, patuh kepada orang tua dan saling menghargai, namun masih ada juga yang tidak mendengarkan nasehat itu. Metode pemberian hadiah lebih difokuskan kepada siswa yang akhlaknya bagus dan berprestasi sehingga ada keinginan bagi temannya yang lain untuk berlomba-lomba menjadi yang terbaik, yang pada kenyatannya ada juga siswa yang tidak terpengaruh dengan adanya pemberian hadiah. Metode hukuman, namun mereka kebanyakan hanya ditegur saja, sehingga masih ada juga siswa yang mengulangi kembali. Metode keteladanan dengan mencontohkan langsung kepada siswa bagaimana akhlak yang terpuji, ada siswa yang mencontohnya, akan tetapi bagi siswa yang sudah atas dasar dirinya sendiri tidak mudah diubah walaupun sudah dicontohkan akhlak yang baik yang mesti ditiru.

Kata kunci

metode guru dan akhlak siswa

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1METODE GURU DALAM MEMBENTUK AKHLAK SISWA DI MAN PULAI LUBUK BASUNG2017 · oai:ais:skripsi:2312