Abstrak
ABSTRAK ZELI RAHAYU, NIM. 2112039. Skripsi ini berjudul “ Pengaruh Pembelajaran PAI Terhadap Ahklak Siswa SMP N 3 Palupuh”. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Bukittinggi 2017. Secara umum pembelajaran PAI bertujuan untuk meningkatkan keimanan, pemahaman, penghayatan, dan pengalaman peserta didik tentang agama Islam, sehingga menjadi pribadi muslim yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, serta berakhlak mulia dalam kehidupannya sehingga bisa dikatakan sebagai siswa yang memiliki akhlak yang baik. Namun kenyataannya, masih ada sebagian siswa yang cenderung melakukan hal-hal yang tidak baik seperti tidak menghormati guru, tidak jujur, suka membeda-bedakan teman, dan berbicara kotor. Pada hal dalam proses pembelajaran mereka sudah diajarkan bagaimana selayaknya berprilaku selayaknya seorang siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah siswa SMP N 3 Palupuh yang berjumlah 110 orang. Sedangkan sampelnya 25% dari jumlah populasi yaitu 29 oarang. Dalam penelitian ini data dikumpulkan dengan menyebarkan angket kepada siswa yang menjadi anggota sampel. Teknik analisis data dengan menggunakan statistik sederhana dan dalam pengkorelasian variabel penelitian menggunakan rumus koefisien korelasi “r” product moment. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat pengaruh antara pembelajaran PAI terhadap akhlak siswa. Sedangkan taraf korelasi antara pembelajaran PAI terhadap akhlak siswa adalah 45,5 pada taraf signifikasi 0,05 (5%) dapat diinterpretasi bahwa hubungan antara keduanya berada pada kategori sedang atau cukup. Adapun koefisien korelasi pada tabel menunjukan angka 0,381, hal ini berarti bahwa r hitung >r tabel, maka hipotesis alternative diterima dan hipotesis nihil ditolak, berarti ada korelasi positif yang sangat signifikan antara pembelajaran PAI dengan akhlak siswa. Dari hasil penelitian diatas dapat dilihat bahwa pembelajaran PAI memberikan pengaruh yang cukup terhadap akhlak siswa, untuk itu diharapkan guru agar dapat meningkatkan proses pembelajaran dengan baik. Hendaknya guru memberikan pemahaman yang lebih kepada siswa dalam membentuk akhlak agar siswa tersebut memiliki akhlak yang mulia dunia dan akhirat dalam kehidupannya sehingga bisa dikatakan sebagai siswa yang memiliki akhlak yang baik. Sehingga setiap siswa mampu mencerminkan akhlak yang mulia baik dilingkungan sekolah maupu di luar sekolah.