Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2017Versi 1

PENERAPAN METODE TAHFIZD DI PONDOK PESANTREN TAHFIZHUL QUR'AN SYECH AHMAD CHATIB AL-MINANGKABAWI KEC. AMPEK ANGKEK KAB. AGAM

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Agama Islam•12 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

ABSTRAK FIDIA YUGINA, NIM 2113143, skripsi ini berjudul “PENERAPAN METODE TAHFIZD DI PONDOK PESANTREN TAHFIZUL QUR’AN SYECH AHMAD CHATIB AL-MINANGKABAWI KEC. AMPEK ANGKEK KAB. AGAM”. Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi 2017. Dalam proses pelaksanaan pembelajaran Tahfizd di Pondok Pesantren ini menggunakan sarana dan prasarana yang terbatas hanya menggunakan fasilitas Al-Qur’an saja tampa adanya mengunakan media yang lainnya padahal media yang lain tersebut tentu akan dapat menunjang santri untuk cepat dalam menghafal ayat-ayat Al-Qur’an dan dengan fasilitas Al-Qur’an saja sudah banyak santri yang mencapai target namun masih ada santri yang masih belum bisa mencapai target yang telah di tentukan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Yang menjadi informan kunci adalah guru yang mengajar tahfizd dan yang menjadi informan pendukungnya santri di Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Syech Ahmad Chatib Al-Minangkabawi. Untuk mengumpulkan data, penulis melakukan observasi dan wawancara. Setelah data terkumpul, maka penulis melakukan pengolahan dan analisa data. Selanjutnya melakukan teknik penjamin keabsahan data dengan cara triangulasi yaitu membandingkan hasil observasi dengan wawancara. Hasil penelitian ini menghasilkan temuan bahwa Penerapan metode dalam pelaksanaan pembelajaan tahfizd dengan metode Tahsin, Bin-Nazor, Nisfu Nazor, Bil-Gaib, Santri di bagi menjadi 3 kelompok dan setiap kelompok terdiri atas 12 orang sebelum memulainya santri berdo’a terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan proses pelaksanaan pembelajarannya mengunakan cara atau langkah-langkah yaitunya menggunakan metode Tahsin terlebih dahulu dengan pertimbangan bahwa sebelum menghafal ayat-ayat Al-Qur’an santri dituntun terlebih dahulu untuk dapat membenarkan bacaan sesuai dengan kaedah-kaedah ilmu tajwid serta makhrajnya dan dapat memfasihkan bacaanya yang dibimbing oleh Ustad dalam pebenaran bacaanya yang dilaksanakan selama 1 semester baru kemudian dilanjutkan dengan metode bin-nazor yaitu dengan membaca secara berulang-ulang targetnya selama 1 bulan satu juz yang mana dalam 1 bulan itu ada 30 hari, 10 hari pertama bin-nazor, 10 hari kedua nisfu-nazor ini setengah melihat Al-Qur’an dibaca sacara berulang-ulang kali selama 10 hari dan membacanya dilakukan sendiri-sendiri dan mencoba mensimakkan dengan teman-temannya, 10 hari ketiga Bil- gaib yaitunya cara membacanya yaitu tampa melihat ayat-ayat Al-Qur’an yang diseteorkan kepada ustad.

Kata kunci

PENERAPAN METODE

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENERAPAN METODE TAHFIZD DI PONDOK PESANTREN TAHFIZHUL QUR'AN SYECH AHMAD CHATIB AL-MINANGKABAWI KEC. AMPEK ANGKEK KAB. AGAM2017 · oai:ais:skripsi:1877

Publikasi terkait