Abstrak
<p align="center"> <strong>ABSTRAK</strong></p> <p> Skripsi ini berjudul “<strong>Persepsi Masyarakat terhadap Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKM-A) Ikhsan di Jorong Kapuak Koto Panjang Ponco Kabupaten Tanah Datar”</strong>. <strong>Muhammad Ridho</strong> dengan <strong>NIM 3212.050</strong>, mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi.</p> <p> Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terhadap LKM-A Ikhsan, penelitian ini dilatar belakangi dengan sedikitnya masyarakat yang menjadi anggota atau nasabah pada lembaga keuangan mikro tersebut yaitu hanya sebesar 8,9% dari jumlah penduduk yang bekerja sebagai petani sedangkan program lembaga keuangan tersebut di khususkan untuk membantu para petani yang mengalami kesulitan modal dalam bertani dengan mekanisme yang mudah.</p> <p> Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan (<em>field research</em>) yaitu dengan menggunakan analisis kualitatif deskriptif dalam mendapatkan gambaran secara objektif dengan mengemukakan permasalahan yang sesuai dengan data yang diperoleh dari penelitian. Pengumpulan data dengan mengunakan teknik observasi dan kuesioner. Sedangkan dalam pembahasan mengunakan teknik deskriptif yaitu menggambarkan keadaan yang terjadi dilapangan secara sistematis, kemudian dilakukan analisa terhadap data-data tersebut.</p> <p> Hasil penelitian menjelaskan bahwa penyebab sedikitnya masyarakat yang menjadi nasabah atau anggota pada Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKM-A) Ikhsan karena ketidaktahuan masyarakat terhadap program yang ditawarkan oleh lembaga keuangan tersebut hal itu disebabkan karena kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh pihak lembaga keuangan tersebut, oleh karena itu masyarakat menilai lembaga keuangan mikro tersebut belum memimiliki citra yang baik dimata masyarakat yang berada di daerah tersebut, dan hal lain yang mempengaruhi masyarakat adalah kelengkapan yang dimiliki lembaga keuangan tersebut belum memadai, petugas yang belum memiliki kemampuan dalam menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap LKM-A dan pencairan dana yang belum sesuai dengan harapan masyarakat.</p> <p> </p> <p> </p> <p> </p> <p> </p> <p> </p> <p> </p> <p align="center"> <strong>ABSTRAK</strong></p> <p> Skripsi ini berjudul “<strong>Persepsi Masyarakat terhadap Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKM-A) Ikhsan di Jorong Kapuak Koto Panjang Ponco Kabupaten Tanah Datar”</strong>. <strong>Muhammad Ridho</strong> dengan <strong>NIM 3212.050</strong>, mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi.</p> <p> Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terhadap LKM-A Ikhsan, penelitian ini dilatar belakangi dengan sedikitnya masyarakat yang menjadi anggota atau nasabah pada lembaga keuangan mikro tersebut yaitu hanya sebesar 8,9% dari jumlah penduduk yang bekerja sebagai petani sedangkan program lembaga keuangan tersebut di khususkan untuk membantu para petani yang mengalami kesulitan modal dalam bertani dengan mekanisme yang mudah.</p> <p> Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan (<em>field research</em>) yaitu dengan menggunakan analisis kualitatif deskriptif dalam mendapatkan gambaran secara objektif dengan mengemukakan permasalahan yang sesuai dengan data yang diperoleh dari penelitian. Pengumpulan data dengan mengunakan teknik observasi dan kuesioner. Sedangkan dalam pembahasan mengunakan teknik deskriptif yaitu menggambarkan keadaan yang terjadi dilapangan secara sistematis, kemudian dilakukan analisa terhadap data-data tersebut.</p> <p> Hasil penelitian menjelaskan bahwa penyebab sedikitnya masyarakat yang menjadi nasabah atau anggota pada Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKM-A) Ikhsan karena ketidaktahuan masyarakat terhadap program yang ditawarkan oleh lembaga keuangan tersebut hal itu disebabkan karena kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh pihak lembaga keuangan tersebut, oleh karena itu masyarakat menilai lembaga keuangan mikro tersebut belum memimiliki citra yang baik dimata masyarakat yang berada di daerah tersebut, dan hal lain yang mempengaruhi masyarakat adalah kelengkapan yang dimiliki lembaga keuangan tersebut belum memadai, petugas yang belum memiliki kemampuan dalam menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap LKM-A dan pencairan dana yang belum sesuai dengan harapan masyarakat.</p> <p> </p> <p> </p> <p> </p> <p> </p> <p> </p> <p> </p> <p> </p>