Abstrak
<p> <span style="font-size:12px;"><span style="font-family: times new roman,times,serif;">Tugas akhir ini ditulis oleh <strong>Nofrita Usmar NIM 3113.099 Jurusan DIII Perbankan Syariah.</strong> Tugas akhir ini berjudul <strong>“Faktor-faktor Penyebab dan Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah Pada Bank Syariah Bukopin Kcp Payakumbuh”.</strong> Adapun maksud dari judul ini adalah untuk mengetahui Faktor-faktor penyebab dan penyelesaian pembiayaan bermasalah pada Bank Syariah Bukopin Kcp Payakumbuh. Yang memotivasi penulis untuk memilih judul ini adalah adanya terdapat nasabah yang mengalami pembiayaan kurang lancar pada Bank Syariah Bukopin Kcp Payakumbuh, dalam pelaksanaan pembiayaann terdapat adanya nasabah yang kurang lancar dimana keterlambatan waktu pembayaran yang tidak sesuai waktu pembayaran angsuran. Keterlambatan jangka waktu pembayaran ini dikarenakan ada unsur kesengajaan tidak membayar angsuran dan unsur ketidaksengajaan dalam membayar hutangnya.</span></span></p> <p> <span style="font-size:12px;"><span style="font-family: times new roman,times,serif;">Untuk membahas permasalahan ini, penulis melakukan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif dan jenis sumber data yang penulis gunakan dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini adalah dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer ini diperoleh dengan melakukan wawancara langsung pada Account Officer Bank Syariah Bukopin Kcp Payakumbuh, sedangkan data sekunder diperoleh dari bahan kepustakaan seperti : buku-buku yang berkaitan dengan masalah yang penulis teliti serta dari dokumentasi dan arsip Bank. </span></span></p> <p> <span style="font-size:12px;"><span style="font-family: times new roman,times,serif;">Hasil dari penelitian ini menunjukkan dengan melakukan penjadwalan kembali (<em>rescheduling</em>), persyaratan kembali (<em>reconditioning</em>) dan penataan kembali (<em>resctruckturing</em>) pada pembiaayaan bermasalah pada Bank Syariah Bukopin Kcp Payakumbuh bisa mengatasi kendala-kendala dan kemungkinan-kemungkinan yang tidak diharapkan bisa diminimalisir.</span></span></p>