Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2016Versi 1

PENYALAHGUNAAN DANA PADA AKAD BAI’ BITSAMAN AJIL (BBA) DALAM PERSPEKTIF FIQH MUAMALAH (Studi Kasus BMT Agam Madani Malalak Timur)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)•5 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

<p> ABSTRAK<br /> <br /> Skripsi ini berjudul: &ldquo; Penyalahgunaan Dana Pada Akad Bai&rsquo; Bitsaman &lsquo;Ajil (BBA) dalam Perspektif Fiqh Muamalah (Studi Kasus: BMT Agam Madani Malalak Timur).&rdquo;, skripsi ini ditulis oleh Fenti Yulia Fitri, NIM. 1212. 027, Jurusan Muamalah Fakultas Syari&rsquo;ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi 1437 H/2016 M. Maksud dari judul di atas adalah bagaimana pengaruh atau akibat yang muncul atau terjadi dari adanya tindakan nasabah di BMT Agam Madani Malalak Timur dalam menyalahgunakan dana yang dipinjam, terhadap status dari akad Bai&rsquo; Bitsaman Ajil (BBA).<br /> Alasan penulis mengangkatkan masalah ini adalah karena penulis melihat bahwa adanya aktivitas masyarakat khususnya yang menjadi nasabah di BMT Malalak Timur, dimana para nasabah seringkali menggunakan dana pinjaman tidak sesuai dengan tujuan awal mereka meminjam. Banyak dari nasabah yang meminjam dengan akad pembiayaan produktif tapi menggunakannya untuk keperluan konsumtif. Sehingga penulis merasa tertarik untuk meneliti hal ini lebih lanjut terutama mengenai bagaimana status akad pada kasus seperti ini.<br /> Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan akad BBA di BMT Malalak Timur, apa yang menjadi alasan para nasabah melakukan penyalahgunaan dana pada akad BBA, bagaimana pandangan pihak BMT terhadap penyalahgunaan yang dilakukan, serta bagaimana pengaruh penyalahgunaan ini terhadap status akad BBA.<br /> Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), yang bersifat kualitatif. Dikatakan bersifat kualitatif karena sifat data yang dikumpulkan bercorak kualitatif dan diukur dengan menggunakan alat-alat ukur yang sesuai dengan jenis penelitian kualitatif. Dalam mengumpulkan data di lapangan, metode yang penulis gunakan adalah melalui observasi dan wawancara dengan beberapa narasumber. Setelah data dan informasi terkumpul melalui wawancara, maka selanjutnya data tersebut dianalisa dengan menggunakan analisa kualitatif.<br /> Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan, dapat penulis simpulkan bahwa pelaksanaan pembiayaan dengan akad BBA dilakukan dengan menggunakan akad pendukung yakni wakalah dimana pihak BMT bertindak sebagai pihak yang mewakilkan kepada nasabah untuk membeli barang modal dan nasabah bertindak selaku wakil pihak BMT yang harus menggunakan uang yang telah diberikan untuk membeli barang modal. Pada umumnya alasan dari para nasabah menyalahgunakan dana pinjaman yang seharusnya dipakai untuk pemenuhan kebutuhan produktif kepada pemenuhan kebutuhan konsumtif adalah semata-mata karena faktor ekonomi yang sulit dan adanya keperluan yang mendesak. Pada dasarnya pihak BMT berpandangan bahwa yang dilakukan oleh nasabah menyalahgunakan dana pinjaman adalah benar dan pihak BMT juga melakukan upaya agar pihak nasabah tidak lagi mengulangi kesalahan dalam menyalahgunakan dana pinjaman pada pembiayaan BBA. Penyalahgunaan dana oleh nasabah terhadap status&nbsp; akad BBA menyebabkan akadnya menjadi batal, sehingga harus diganti dengan akad yang baru.<br /> &nbsp;</p>

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENYALAHGUNAAN DANA PADA AKAD BAI’ BITSAMAN AJIL (BBA) DALAM PERSPEKTIF FIQH MUAMALAH (Studi Kasus BMT Agam Madani Malalak Timur)2016 · oai:ais:skripsi:753