Abstrak
<p align="center"> <strong>ABSTRAK</strong></p> <p> Skripsi ini berjudul “<strong>PELAKSANAAN PEMBELAJARAN REMEDIAL BIDANG STUDI SEJARAH KEBUDAAN ISLAM (SKI) DI MTSN BALINGKA”</strong>. Ditulis oleh <strong>NURLIN SRI INDRIANI</strong> , NIM.2111.026 jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.</p> <p> Latar belakang penulis meneliti masalah ini adalah bahwa pembelajaran remedial (remedial Teaching) bertujuan agar siswa yang mengalami kesulitan belajar dapat mencapai prestasi belajar yang diharapkan sekolah melalui proses perbaikan. Namun dalam pelaksanaannya di MTsN Balingka masih ada siswa tidak juga mencapai kriteria ketuntasan minimal setelah mengikuti pembelajaran remedial terutama pada bidang studi sejarah kebudayaan Islam (SKI).</p> <p> Penelitian ini berupa penelitian lapangan (<em>field research</em>)yang bersifat deskriptif. metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Penelitian ini menggambarkan bentuk pelaksanaan pembelajaran remedial bidang studi SKI. Untuk mengumpulkan data, penulis melakukan observasi yaitu dengan melihat langsung pelaksanaan pembelajaran remedial, dan wawancara yang ditujukan kepada guru SKI dan siswa yang mengikuti pembelajaran remedial.</p> <p> Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa bentuk pelaksanaan pembelajaran remedial bidang studi SKI kelas IX.1 di MTsN Balingka bersifat monoton (tidak bervariasi) dimana hasil penelitian terlihat bentuk pelaksanaan pembelajaran yang digunakan metode<em> reteaching</em>. Karena guru beranggapan bahwa siswa yang begitu banyak dan diharapkan mereka dapat cepat mengerti dengan materi atau pokok pembahasan yang telah diajarkan guru, dan terkadang dilakukan dengan <em>tutoring </em>dan terakhir diselingi dengan pemberian tugas.</p> <p align="center"> <strong>ABSTRAK</strong></p> <p> Skripsi ini berjudul “<strong>PELAKSANAAN PEMBELAJARAN REMEDIAL BIDANG STUDI SEJARAH KEBUDAAN ISLAM (SKI) DI MTSN BALINGKA”</strong>. Ditulis oleh <strong>NURLIN SRI INDRIANI</strong> , NIM.2111.026 jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.</p> <p> Latar belakang penulis meneliti masalah ini adalah bahwa pembelajaran remedial (remedial Teaching) bertujuan agar siswa yang mengalami kesulitan belajar dapat mencapai prestasi belajar yang diharapkan sekolah melalui proses perbaikan. Namun dalam pelaksanaannya di MTsN Balingka masih ada siswa tidak juga mencapai kriteria ketuntasan minimal setelah mengikuti pembelajaran remedial terutama pada bidang studi sejarah kebudayaan Islam (SKI).</p> <p> Penelitian ini berupa penelitian lapangan (<em>field research</em>)yang bersifat deskriptif. metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Penelitian ini menggambarkan bentuk pelaksanaan pembelajaran remedial bidang studi SKI. Untuk mengumpulkan data, penulis melakukan observasi yaitu dengan melihat langsung pelaksanaan pembelajaran remedial, dan wawancara yang ditujukan kepada guru SKI dan siswa yang mengikuti pembelajaran remedial.</p> <p> Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa bentuk pelaksanaan pembelajaran remedial bidang studi SKI kelas IX.1 di MTsN Balingka bersifat monoton (tidak bervariasi) dimana hasil penelitian terlihat bentuk pelaksanaan pembelajaran yang digunakan metode<em> reteaching</em>. Karena guru beranggapan bahwa siswa yang begitu banyak dan diharapkan mereka dapat cepat mengerti dengan materi atau pokok pembahasan yang telah diajarkan guru, dan terkadang dilakukan dengan <em>tutoring </em>dan terakhir diselingi dengan pemberian tugas.</p> <p> </p>