Abstrak
<p> </p> <p align="center"> <strong>ABSTRAK</strong></p> <p> <strong>Gusdila Fitri Yanti/ 2411.034/ 2015</strong>: <strong>PENERAPAN MODEL <em>COOPERATIVE LEARNING </em>DENGAN METODE <em>TWO STAY TWO STRAY (TS-TS) </em>TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 LUBUK BASUNG TAHUN PELAJARAN 2014/ 2015</strong></p> <p> Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa, pembelajaran yang terpusat pada guru dan didominasi oleh pengenalan rumus-rumus dan konsep-konsep matematika sehingga menyebabkan siswa cenderung pasif. Siswa kurang dapat menjelaskan dan mengkomunikasikan ide atau gagasan yang dimilikinya sehingga kemampuan komunikasi matematis siswa belum maksimal. Untuk mengatasi masalah tersebut penulis melakukan penelitian dengan menerapkan model <em>Cooperative Learning</em> dengan metode <em>Two Stay Two Stray</em> dalam pembelajaran matematika<em>.</em> Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah kemampuan komunikasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model <em>Cooperative Learning </em>dengan metode <em>Two Stay Two Stray </em>lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematis siswa dengan pembelajaran konvensional di kelas VIII SMP Negeri 2 Lubuk Basung Tahun Pelajaran 2014/ 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan komunikasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model <em>Cooperative Learning </em>dengan metode <em>Two Stay Two Stray </em>lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematis siswa dengan pembelajaran konvensional di kelas VIII SMP Negeri 2 Lubuk Basung Tahun Pelajaran 2014/ 2015. Hipotesis dalam penelitian ini adalah “Kemampuan komunikasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model <em>Cooperative Learning </em>dengan metode <em>Two Stay Two Stray </em>lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematis siswa dengan pembelajaran konvensional di kelas VIII SMP Negeri 2 Lubuk Basung Tahun Pelajaran 2014/2015.”</p> <p> Jenis penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan rancangan penelitian <em>The Static Group Comparison: </em><em>Randomized Control-Group Only Design.</em> Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Lubuk Basung Tahun Pelajaran 2014/2015, kecuali kelas VIII A karena merupakan kelas unggul. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, homogenitas dan uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII<sub>C</sub> sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII<sub>D</sub> sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan komunikasi matematis berbentuk essay, dan tes dinilai menggunakan rubrik penskoran komunikasi matematis.</p> <p> Dari hasil analisis tes akhir dengan menggunakan uji-t pada taraf nyata α = 0.05<em>, </em> diperoleh harga t<sub>hitung</sub> > t<sub>tabel</sub>, yaitu 3.0806 > 1.67; sedangkan dengan <em>Software Minitab</em> diperoleh P-value = 0.002, dengan α = 0.05, maka P-value < α. Karena t<sub>hitung</sub> > t<sub>tabel </sub>dan P-value < α , maka H<sub>0</sub> ditolak dan H<sub>1</sub> diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model <em>Cooperative Learning </em>dengan metode <em>Two Stay Two Stray </em>lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematis siswa dengan pembelajaran konvensional dikelas VIII SMP Negeri 2 Lubuk Basung Tahun Pelajaran 2014/2015.</p>