Abstrak
Siswa-siswa SMK mengelamai kesulitan dalam melaksanakan praktek selama penerapan belajar online selama masa pandemik. Sehingga waktu PL mereka tidak memiliki kemampuan dalam beberapa bidang terkait dengan bidang mereka. Baik terkait dengan software maupun hardware. Para siswa praktek belum pernah melakukan kegiatan-kegiatan seperti “ Menginstal OS- Windows, jaringan, perbaikan sederhana” dll. Selama pembelajaran online di sekolah mereka hanya mendapatkan teori, tanpa mendapatkan praktek sebelum melakukan Prakerin. Hal ini juga diperparah oleh kemampuan Bahasa Inggris yang mereka miliki sangat rendah. Kegiatan mereka terkait dengan software dan hardware membutuhkan pengetahuan Bahasa Ingrris. Dalam aplikasi penggunaan software, banyak istilah menggunakan Bahasa Inggris dalam bantuan atau respon software saat perintah yang dijalankan tidak sesuai dengan prosedur. Untuk menghadapi permasalahan ini, laboratorium Terpadu sebagai tempat yang diamanahi oleh kampus sebagai tempat mereka melakasanakan Prakerin/PL. telah melaksanakan pendampingan dan pelatihan untuk mengatasi ketidaksiapan mereka untuk melaksanakan PL, sebagai wujud dari aplikasi kemampuan mereka di dunia Kerja.