Abstrak
Menjadi Muttaqin (orang yang bertaqwa) mejadi cita-cita setiap Muslim, karena derjat taqwa dalam agama Islam dinilai sebagai derrjat yang tertinggi dan mulia disisi Allah SWT. Kehadiran Bulan Ramadhan dengan segala aktifitas ibadah yang ada di dalamnya akan mengantarkan kepada derjat taqwa atau muttaqin. Karena itu mendapatkan derjat taqwa apa lagi mempertahankannya suatu hal yang sangat berat dan penuh tantangan. Dalam al-Qur'an ditemukan cukup banyak ayat dan juga hadits-hadits Nabi SAW yang menjelaskan bagaimana cara-cara yang ditempuh untuk mendapatkan derjat taqwa itu, baik amal-amal utama yang mesti diwujudkan dan juga termasuk cara menghadapi tantangan kehidupan. Orang yang bertaqwa itu kata Ubaiy bin Ka'ab dalam menjalankan kehidupan ini seperti seseorang yang berjalan ditempat yang penuh dengan duri-duri dan rintangan dan jika ia tidak berhati-hati maka duri-duri itu akan menusuk kakinya. Duri-duri yang dimaksud dalam riwayat ini adalah segala bentuk kebatilan, kekejian, dan kemungkaran dengan berbagai bentuk dan modus yang senantiasa mengintai dan menjerumuskan seorang muslim. dengan demikian seorang Muttaqin mesti punya ketahanan diri (sabar) yang kuat dalam menghadapi setiap bentuk kebatilan itu.