Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

YENI MARLINA

3 karya publik ditemukan.

2026: 12022: 12018: 1

Persepsi Gen Z Pada Produk Wadiah Dalam Perbankan Syariah Di Nagari Aia Manggih Barat Kecamatan Lubuk Sikaping

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini disusun oleh YENI MARLINA dengan NIM 3322269 Program Studi srata-1 (S1) Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Dengan judul skripsi “Persepsi Gen Z Pada Produk Wadiah Dalam Perbankan Syariah Di Nagari Aia Manggih Barat Kecamatan Lubuk Sikaping”. Penulisan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman Generasi Z terhadap manfaat produk wadiah dalam Perbankan Syariah sehingga produk tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Kurangnya daya tarik Generasi Z terhadap produk wadiah dalam perbankan syariah juga menjadi permasalahan yang menyebabkan minat penggunaan produk ini relatif rendah. Kurangnya edukasi dan sosialisasi mengenai produk wadiah Perbankan Syariah di kalangan Generasi Z mengakibatkan rendahnya tingkat pengetahuan dan pemahaman terhadap prinsip serta keunggulan produk tersebut. Dan Masih rendahnya tingkat kepercayaan Generasi Z terhadap perbankan syariah yang disebabkan oleh keterbatasan akses dan penggunaan aplikasi Perbankan Syariah yang dinilai kurang praktis dan sulit diakses. Hal ini yang menjadikan tujuan dari penelitian ini Adalah untuk mengetahui persepsi Gen Z pada produk wadiah dalam perbankan syariah di Nagari Aia Manggih Barat Kecamatan Lubuk Sikaping”. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi dengan Gen Z di Nagari Aia Manggih Barat Kecamatan Lubuk Sikaping untuk memperoleh data yang akurat, nyata dan tepat. Dari hasil penelitian ini, persepsi Generasi Z pada produk Tabungan Wadiah dalam perbankan syariah di Nagari Aia Manggih Barat yang masih kurang baik dan bagus. Kondisi ini dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi keterbatasan pengetahuan Generasi Z yang masih pada pemahaman dasar mengenai konsep wadiah. Motivasi penggunaan yang lebih didorong oleh kebutuhan praktis dibandingkan pemahaman nilai syariah. Minat yang relatif rendah akibat minimnya literasi keuangan. Pengalaman masa lalu terkait layanan perbankan yang memengaruhi sikap kehati-hatian. Serta harapan terhadap sosialisasi yang lebih jelas dan sesuai kebutuhan yang belum terpenuhi. Sementara itu, faktor eksternal meliputi rendahnya intensitas paparan informasi mengenai perbankan syariah. Kurangnya edukasi dan sosialisasi yang berkelanjutan kepada Generasi Z, upaya perbankan syariah yang belum optimal menjangkau kelompok ini, serta kebaruan produk Tabungan Wadiah yang belum dirasakan sebagai nilai tambah karena belum dikaitkan secara langsung dengan kebutuhan dan gaya hidup Generasi Z. Oleh karena itu, diperlukan penguatan melalui peningkatan literasi keuangan syariah yang disesuaikan dengan karakteristik Generasi Z agar persepsi yang terbentuk menjadi lebih positif dan mampu mendorong minat penggunaan produk perbankan syariah.

Persepsi Masyarakat Jorong Kampung Jambu Nagari Bayua Kabupaten Agam Tentang Ayat Gadai (Studi Living Qur'an)

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Yeni Marlina, NIM. 4118.010, Judul Skripsi Tentang Persepsi Masyarakat Jorong Kampung Jambu Nagari Bayua Kabupaten Agam Tentang Ayat Gadai (Studi Living Qur'an), Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Bukittinggi 2022. Hal ini dilatar belakangi oleh fakta di lapangan bahwa ada yang sudah pernah melakukan praktek gadai tersebut sekitar 80 persen yang menjadi unsur utama penelitian ini. Kemudian didukung dengan ayat gadai untuk memperkuatnya. Para ulama Fikih sepakat bahwa gadai diperbolehkan dalam Islam berdasarkan pada Al-Qur'an dalam surah al-Baqarah ayat 283 dan Sunnah. Selanjutnya hukum memberi hutang adalah Sunnah muakkad, begitu pula dapat menjadi sunnah, bahkan dapat menjadi wajib. Penelitian ini dibatasi menjadi dua fokus penelitian, yaitu pertama bagaimana persepsi masyarakat Jorong Kampung Jambu Nagari Bayua Kabupaten Agam tentang ayat gadai?, Kedua bagaimana implementasi yang dilakukan masyarakat atas pemahaman ayat-ayat gadai?. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan, sehingga data akan diperoleh dari hasil responden masyarakat. Adapun metode penelitian yang dipakai adalah kualitatif, dalam studi living Qur'an, penelitian kualitatif menetapkan peneliti sebagai instrumen kuncinya. Untuk penetapan responden, peneliti menetapkan anggota masyarakat Kampung Jambu. Yang ikut praktek gadai dengan beberapa masyarakat yang tidak ikut praktek gadai, total sampelnya yakni 30 orang. Data penelitian dikumpulkan menggunakan tiga cara, yaitu observasi (memantau dan ikut serta dalam pelaksanaan), wawancara secara mendalam kepada informan yang terlibat maupun tidak, dan dokumentasi terkait persepsi tokoh masyarakat. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan dua teori yakni teori atribusi, tentang memahami sifat-sifat dalam menghadapi situasi-situasi dilingkungan sekitar, teori inferensi koresponden, adalah sebuah teori menjelaskan bagaimana kita menyimpulkan perilaku dan karakteristik seseorang dan dari pengaruh situasi. Hasil penelitian yang diperoleh tentang ayat gadai pada umumnya masyarakat dengan latar belakang pendidikannya dari SMP ke atas seperti alim ulama banyak yang sudah paham tentang Ayat gadai, dan masyarakat yang berlatar belakang pendidikan SMP ke bawah dominan SD kebanyakan belum paham, bahkan banyak yang tidak tau dengan ayat-ayat gadai. Di samping itu anggapan masyarakat tentang ayat gadai tersebut disaat kondisi terdesak atau darurat ialah diperbolehkan. Sementara itu, implementasi untuk masyarakat dengan latar belakang pendidikannya SMP ke atas sebagian sudah paham tentang ayat gadai, sehingga sudah bisa menerapkan ayat gadai tersebut. Untuk masyarakat yang latar belakang SMP ke bawah kurang paham ayat gadai dan tidak pernah mendengar sehingga mereka tidak menerapkannya.

UPAYA ORANG TUA MENDIDIK ANAK MENUTUP AURAT DI JORONG KAPA TIMUR KECAMATAN LUHAK NAN DUO KABUPATEN PASAMAN BARAT

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Nama: YENI MARLINA BP.2114.166 skripsi ini dengan judul “UPAYA ORANG TUA MENDIDIK ANAK MENUTUP AURAT DI JORONG KAPA TIMUR KECAMATAN LUHAK NAN DUO KABUPATEN PASAMAN BARAT” maksud judul ini adalah bagaimana upaya orang tua dalam mendidik anak perempuan menutup aurat di jorong Kapa Timur. Penelitian ini dilatar belakangi oleh anak-anak yang sudah baligh yang masih ada tidak berpakaian sesuai ajaran Islam, seperti memakai pakaian yang memperlihatkan lekuk tubuh, kerudung gaul, bahkan diantara anak hanya memakai kerudung di sekolah saja sedangkan diluar sekolah tidak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (filed reseach) yaitu dengan meneliti mengamati langsung ke lapangan yang bersifat “deskriptif kualitatif” yaitu menyampaikan kondisi di lapangan apa adanya. Teknik pengumpulan data yaitu penelitian ini melakukan wawancara dan observasi. Penelitian ini melakukan wawancara kepada orang tua yang memiliki anak usia baligh, anak usia baligh, kepala jorong, dan tokoh masyarakat. Teknik analisis data adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan dapat disimpulkan bahwa, dari aspek keteladanan sudah ada upaya tapi belum maksimal; Dari aspek pembiasaan orang tua belum membiasakan anak menutup aurat sejak dini dan menutup aurat keluar rumah karena orang tua itu sendiri hanya menutup aurat jika ketika ada pesta. Sehingga anaknya ketika sudah besar terbiasa membuka aurat keluar rumah. Tetapi ada juga orang tua membiasakan anaknya menutup aurat keluar rumah; Dari aspek perhatian sebagiaan orang tua sudah memberikan pemahaman kepada anaknya bahwa di dalam Islam wanita yang sudah baligh wajib menutup aurat dan membelikan pakaian yang menutup aurat. Namun anak masih tidak mau berpakaian menutup aurat dan mereka merasa risih dan panas jika dia menutup aurat. Sebagian lagi belum melakukan karena keterbatasan ekonomi; Dari aspek nasehat sudah ada upaya tapi belum maksimal orang tua sudah memberikan nasehat kepada anak untuk menutup aurat. Tetapi anak masih melakukan hal yang dilarang orang tua; Dari aspek hukuman sudah ada upaya, namun tidak semua upaya orang tua berjalan dengan baik, karena pada siang hari masing-masing orang tua sibuk dengan aktifitasnya, bahkan orang tua juga tidak memberikan sanksi kepada anak ketika anak tidak menutup aurat; Dari aspek hadiah orang tua sudah membeikan apresiasi, tetapi sebagian lagi belum disebabkan faktor ekonomi dan kesibukkan.